RADARBANYUWANGI.ID - Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pemerintah melalui bank penyalur resmi mulai menyalurkan dana bantuan sosial (bansos) untuk periode September 2025.
Sejumlah daerah melaporkan bahwa dana bantuan telah masuk ke rekening penerima sejak awal pekan ini.
Baca Juga: Penumpang V/Line Jatuh di Pyramid Hill, Pintu Kereta Terbuka di Luar Area Peron
Berdasarkan laporan terbaru, pencairan berlangsung di berbagai wilayah, termasuk Sambas dan Sulawesi.
Di Sambas, KPM yang menerima lewat Bank Mandiri dilaporkan telah mendapatkan bantuan hingga Rp1.100.000 per keluarga.
Sementara itu, di kawasan Sulawesi, pencairan melalui Bank BRI bahkan mencapai Rp1.575.000 per KPM.
Jumlah tersebut mencakup bantuan reguler dan tambahan yang disalurkan sekaligus.
Tak hanya itu, pemerintah juga tengah melanjutkan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang diberikan dalam tiga termin setiap tahun.
Baca Juga: Prediksi Liverpool vs Atletico Madrid: Duel Super Panas di Anfield, Isak Debut?
Saat ini, penyaluran termin ke-2 sedang berlangsung, sedangkan termin ke-3 dijadwalkan cair pada Oktober hingga Desember 2025.
Siswa penerima yang belum mendapatkan dana pada termin kedua masih memiliki kesempatan di termin berikutnya.
Menariknya, pada September ini tersedia bantuan tambahan atau “penebalan” sebesar Rp400.000, khusus bagi KPM BPNT jalur pos (peralihan).
Bantuan ekstra ini diberikan di luar dana BPNT reguler, namun hanya berlaku bagi penerima yang memenuhi syarat.
Sementara itu, penerima BPNT reguler via Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang telah menerima bantuan sebelumnya tidak mendapatkan penebalan.
Pemerintah mengimbau para penerima bansos untuk mengecek saldo rekening secara berkala.
Jika dalam tiga hari sejak pengumuman dana belum masuk, penerima disarankan melapor ke pendamping bansos agar statusnya dapat dicek melalui sistem SIKS-NG.
Dengan adanya pencairan bansos dan bantuan tambahan ini, pemerintah berharap dapat membantu meringankan beban kebutuhan pokok keluarga menjelang akhir tahun.
Penerima diingatkan agar menggunakan bantuan dengan bijak, mengutamakan kebutuhan primer seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan. (*)
Editor : Ali Sodiqin