RADARBANYUWANGI.ID – Pasar emas domestik kembali mencatatkan penyesuaian harga pada Selasa, 16 September 2025.
Data dari Pegadaian menunjukkan, tiga produk populer yakni emas Antam, UBS, dan Galeri24 sama-sama turun tipis dibanding hari sebelumnya.
Koreksi harga ini sejalan dengan pergerakan emas global yang berada di level US$ 3.677 per ounce atau sekitar Rp 1,93 juta per gram.
Rincian Harga Emas Antam
Emas Antam masih memimpin dengan harga jual tertinggi.
Untuk pecahan 0,5 gram dipatok Rp 1.144.000.
Emas 1 gram dijual Rp 2.181.000, sementara pecahan 5 gram mencapai Rp 10.671.000.
Bagi investor besar, pecahan 10 gram dipatok Rp 21.283.000.
Rincian Harga Emas UBS
UBS menawarkan harga lebih rendah. Emas 0,5 gram dijual Rp 1.138.000.
Untuk pecahan 1 gram, harganya Rp 2.105.000, sedangkan 5 gram Rp 10.320.000. Pecahan 10 gram dibanderol Rp 20.531.000.
Rincian Harga Emas Galeri24
Galeri24 menjadi pilihan termurah di Pegadaian hari ini. Emas 0,5 gram dipatok Rp 1.091.000, sedangkan pecahan 1 gram Rp 2.079.000.
Untuk 5 gram dijual Rp 10.162.000 dan 10 gram Rp 20.271.000.
Perbandingan Ketiga Produk
Dari ketiga produk, selisih harga paling jelas terlihat pada pecahan kecil. Untuk 1 gram, Antam Rp 2,181 juta, UBS Rp 2,105 juta, dan Galeri24 Rp 2,079 juta.
Perbedaan ini dapat menjadi pertimbangan masyarakat, terutama bagi pembeli yang fokus pada harga per gram.
Faktor Penentu Harga
- Pergerakan harga emas internasional.
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
- Tingginya permintaan pasar dalam negeri.
- Reputasi merek, di mana Antam masih menjadi acuan utama.
Bagi investor jangka panjang, pecahan besar seperti 10 gram lebih efisien karena harga per gram relatif lebih murah.
Sementara pecahan kecil tetap diminati karena lebih mudah dijual kembali. UBS dan Galeri24 bisa menjadi opsi bagi pembeli yang mencari harga lebih terjangkau dengan sertifikat resmi.
Dengan tren koreksi tipis ini, emas tetap menjadi instrumen investasi yang menarik, baik untuk simpanan maupun lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Editor : Agung Sedana