RADARBANYUWANGI.ID - Banyak penerima bantuan sosial (bansos) mengaku kebingungan ketika sudah memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), namun saat dicek saldo bantuan justru kosong.
Kondisi ini sering menimbulkan pertanyaan, apakah terjadi kesalahan atau ada alasan lain di baliknya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Tembus Rp 2,1 Juta! Cek Daftar Lengkap UBS dan Galeri24 Hari Ini, Ada yang Turun
Berikut tiga penyebab paling umum mengapa saldo KKS tidak terisi, seperti yang sering terjadi di lapangan:
1. Kartu Baru, Saldo Belum Masuk
Bagi penerima yang baru pertama kali mendapatkan KKS, saldo bantuan biasanya tidak langsung tersedia.
Proses pencairan membutuhkan waktu dan akan masuk setelah pemerintah mengumumkan jadwal resmi penyaluran.
Penerima disarankan bersabar dan menunggu informasi resmi sebelum melakukan pengecekan saldo ulang.
Baca Juga: Harga Emas Digital Hari Ini Stabil, Cek Update Terbaru Lakuemas, IndoGold, Treasury dan ShariaCoin!
2. Tidak Lagi Memenuhi Syarat Penerima
Penyebab lain adalah penerima lama yang ternyata tidak lagi memenuhi kriteria penerima manfaat.
Sistem dapat mendeteksi perubahan kondisi ekonomi, seperti peningkatan penghasilan atau kepemilikan aset baru seperti mobil dan rumah.
Jika hal ini terdeteksi, bantuan otomatis dihentikan meski kartu masih aktif.
Baca Juga: Perbandingan Harga iPhone 17 di Singapura, Malaysia, dan Indonesia
3. Kartu Sisa Program BPNT COVID
Beberapa masyarakat masih menyimpan kartu yang tampak mirip dengan KKS, padahal kartu tersebut merupakan sisa program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) COVID.
Karena program tersebut sudah berakhir, otomatis saldo tidak lagi tersedia, meski kartu terlihat masih bisa digunakan.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memeriksa status kepesertaan secara berkala melalui kanal resmi, seperti cekbansos.kemensos.go.id, agar tidak tertipu informasi palsu.
Jika ditemukan masalah, penerima disarankan segera menghubungi dinas sosial setempat untuk mendapatkan kejelasan terkait bantuan.
Editor : Ali Sodiqin