Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Terkuak! Arti Status Exclude Gagal Burekol di Dashboard Bansos PKH-BPNT, Benarkah Penerima Dicoret Permanen?

Ali Sodiqin • Sabtu, 13 September 2025 | 18:30 WIB

ILUSTRASI seseorang gembira usai menerima bansos.
ILUSTRASI seseorang gembira usai menerima bansos.

RADARBANYUWANGI.ID - Seiring bergulirnya penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga September 2025, antusiasme masyarakat kian meningkat.

Namun, di balik euforia tersebut, muncul pertanyaan besar: mengapa sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) belum juga menerima haknya, padahal masih tercatat aktif?

Kebingungan makin memuncak ketika sejumlah KPM mendapati status “exclude gagal burekol” di dashboard Sistem Informasi Sosial Next Generation (SISNG). Banyak yang khawatir status ini berarti mereka dicoret dari daftar penerima.

Baca Juga: Jadwal Terbaru dan Cara Mengatasi Galat 500 DRH PPPK Paruh Waktu SSCASN

Penjelasan Resmi: Bukan Dicoret, Hanya Terkendala Data

Dalam video terbaru di kanal resmi Cek Bansos, pemerintah menjelaskan bahwa status gagal burekol bukan berarti penerima dihapus.

Status ini menandakan adanya masalah teknis pada sinkronisasi data kependudukan Dukcapil dengan data rekening perbankan.

Karena data tidak cocok, sistem otomatis gagal membuatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau rekening tabungan. Akibatnya, bansos tidak bisa disalurkan lewat jalur bank Himbara seperti penerima lain.

Baca Juga: Cara Ubah Foto AI Action Figure Google Gemini Jadi Video Dance TikTok, Hasilnya Super Realistis

Masih Bisa Cair Lewat PT Pos

Kemensos menegaskan, meskipun status gagal burekol muncul, penerima tetap tercatat sah. Hanya saja, mekanisme pencairannya dialihkan ke jalur PT Pos Indonesia.

Skema barunya, PT Pos akan mengirim undangan resmi ke rumah KPM terkait. Dalam undangan akan dicantumkan tanggal pencairan, lokasi pengambilan, serta dokumen yang harus dibawa, seperti KTP dan KK asli.

Baca Juga: Diduga Pakai Ajian Sirep, Maling di Banyuwangi Gondol Motor Scopy

Tahap 3 Masih Berjalan

Sementara itu, penyaluran bansos tahap ketiga melalui bank Himbara sudah mencapai 70–75 persen.

Namun, masih banyak daerah yang menunggu giliran pencairan, sehingga peluang cair susulan tetap terbuka lebar bagi KPM dengan data valid.

Dengan adanya jalur alternatif lewat PT Pos, pemerintah memastikan tidak ada penerima sah yang ditinggalkan.

Status gagal burekol bukan akhir segalanya—masih ada harapan bansos tetap cair di tahap ini. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#dashboard bansos #bantuan sosial #status exclude #PKH-BPNT #cek bansos #penerima bansos dicoret