Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Gabah di Banyuwangi Tembus Rp7 Ribu Per Kilogram, Cuan Rp10 Juta Sekali Panen

Zamrozi Wahyu • Jumat, 5 September 2025 | 19:26 WIB
Salah satu petani Sumarsini, sedang menjemur gabah di teras rumahnya Dusun Krajan, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono
Salah satu petani Sumarsini, sedang menjemur gabah di teras rumahnya Dusun Krajan, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono

RADARBANYUWANGI.ID - Di sejumlah wilayah Kabupaten Banyuwangi, saat ini banyak petani yang sedang memanen padi. Untuk musim panen kali ini, harga gabah kering membaik Rp 7.000 per kilogram.

Harga itu sebenarnya mengalami penurunan semenjak banyak petani yang sedang memanen padi. Awal musim panen, harga gabah kering mencapai Rp 7,5 ribu per kilogram hingga Rp 7,8 ribu per kilogram.

“Saat ini harganya sudah turun menjadi Rp 6,8 ribu hingga Rp 7.000 per kilogramnya, tergantung kualitas gabah,” kata salah satu petani Sumarsini, 58, asal Dusun Dusun Krajan, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono.

Menurut Sumarsini, harga gabah Rp 7.000 per kilogram itu masih tinggi. Sebab, harga gabah dari petani jika sedang turun untuk tahun ini bisa Rp 6.000 per kilogramnya.

“Sudah hampir satu tahun harga gabah selalu tinggi, kalau tahun sebelumnya harag gabah bisa Rp 5.000 per kilogramnya,” terangnya.

Baca Juga: Gumitir Dibuka: Ekonomi Pulih, Warung-warung Pinggir Mulai Berjualan

Dengan harga gabah yang tinggi, masih kata Sumarsini, banyak petani padi sumringah.

Sebab, dengan menanam padi bisa membuahkan hasil yang lumayan banyak.

“Kalau beberepa tahun lalu, harga gabah murah, hasil tanam padi sering cuma bisa buat kehidupan sehari-hari tanapa bisa menabung,” terangnya.


Petani yang lain, Marzuki mengatakan, musim panen padi saat ini bisa dirasakan oleh para petani.

Semisal, dengan modal tanam padi seperempat hektare dengan biaya Rp 2,5 juta bisa panen padi sekitar satu hingga 1,5 ton gabah.

“Dengan harga Rp 7.000 per kilogram, yang dihasilkan petani sekitar Rp 10 juta dalam sekali panen,” kata pria asal Dusun Krajan, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono.

Sehingga, kata Marzuki, hasil dari tanam padi bisa digunakan petani untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Terlebih, saat musim awal panen harga gabah hampir Rp 8.000 per kilogram. “Musim panen saat ini semua petani padi bisa merasakan hasilnya,” ungkapnya.

Editor : Agung Sedana
#Harga Gabah #banyuwangi