RADARBANYUWANGI.ID - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN UP3 Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan listrik yang aman, legal, dan mandiri bagi masyarakat kurang mampu melalui program sosial Light Up The Dream (LUTD).
Penyalaan serentak program LUTD digelar secara nasional pada Rabu (20/8), melibatkan ribuan penerima manfaat di berbagai wilayah.
Di Banyuwangi, PLN memberikan sambungan listrik gratis kepada 15 keluarga prasejahtera dan 4 mushola.
Kehadiran listrik ini menjadi simbol bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika seluruh rakyat dapat menikmati hak dasar, termasuk akses energi listrik tanpa diskriminasi.
“Di bulan kemerdekaan ini, PLN ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam menikmati listrik. LUTD merupakan wujud gotong royong pegawai PLN yang tergabung dalam YBM PLN untuk menghadirkan energi kemerdekaan bagi keluarga prasejahtera. Kami berharap bantuan ini tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka jalan bagi kehidupan yang lebih baik,” jelas Ari Akhmad Koesdinar, Assistant Manager Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Banyuwangi.
Salah satu penerima manfaat adalah Hasan (70), warga Kelurahan Karangrejo yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sampah.
Selama bertahun-tahun, ia hanya menyalur listrik dari rumah tetangga.
Kini, dengan adanya bantuan sambungan listrik gratis dari PLN, ia bisa menikmati listrik sendiri untuk pertama kalinya.
“Alhamdulillah, sekarang kami sudah memiliki listrik resmi. Terima kasih kepada PLN yang telah membantu kami,” ungkap Hasan dengan penuh rasa syukur.
Melalui program LUTD, setiap penerima manfaat memperoleh paket sambungan listrik resmi meliputi daya 900 VA, instalasi listrik dalam rumah, sertifikat laik operasi (SLO), serta biaya penyambungan resmi ke jaringan PLN.
Editor : Lugas Rumpakaadi