Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

PKB Dukung Prabowo Ambil Alih 51 Persen Saham BCA, Skandal BLBI Kembali Disorot

Ali Sodiqin • Selasa, 19 Agustus 2025 | 03:56 WIB

ILUSTRASI nasabah antre layanan perbankan di BCA.
ILUSTRASI nasabah antre layanan perbankan di BCA.

RADARBANYUWANGI.ID - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan dukungan penuh agar Presiden Prabowo Subianto mengambil alih 51 persen saham Bank Central Asia (BCA) yang saat ini dikuasai Djarum Grup.

Langkah ini dinilai krusial untuk menyelamatkan uang negara terkait megaskandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Ketua Bidang Komunikasi dan IT DPP PKB Ahmad Iman Syukri menyebut, pemerintah sejatinya sudah memiliki saham mayoritas BCA dari dana BLBI.

Namun, kepemilikan itu beralih ke Djarum Grup karena dugaan rekayasa.

“Saham yang sejatinya milik pemerintah ini harus diambil kembali,” tegasnya, Sabtu (16/8).

PKB menilai pengambilalihan tidak memerlukan dana tambahan. Iman mendesak pemerintah mengungkap rekayasa akuisisi saham tersebut.

Menurutnya, jika Presiden Prabowo berani menuntaskan kasus ini, persoalan keuangan negara bisa teratasi.

“Dana BLBI itu uang rakyat. Jika dibiarkan, kepercayaan publik bisa runtuh,” imbuhnya.

Dukungan serupa juga disampaikan ekonom UGM Sasmito Hadinegoro.

Ia menyebut pemerintah memiliki hak mengambil kembali saham BCA tanpa harus membayar. Isu ini pun ramai diperbincangkan publik.

Sebagian warganet khawatir, bahkan mengancam menarik dana dari BCA jika benar diambil alih pemerintah. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pkb #saham BCA #bank central asia #blbi #Presiden Prabowo