RADARBANYUWANGI.ID - Harga emas batangan Antam hari ini, Rabu 7 Agustus 2025, masih mengalami fluktuasi ringan.
Namun yang menarik, terdapat perbedaan mencolok antara harga emas Antam yang dijual melalui Pegadaian dan yang tersedia langsung di situs resmi Logam Mulia.
Berdasarkan pantauan pukul 08.30 WIB, harga emas Antam di Logam Mulia untuk ukuran 1 gram tercatat sebesar Rp1.954.875, sudah termasuk pajak PPh 0,25 persen.
Sementara itu, di Pegadaian, harga untuk 1 gram emas Antam hari ini mencapai Rp2.019.000. Artinya, ada selisih sebesar Rp64.125 per gram yang lebih mahal di Pegadaian.
Semakin besar ukuran emas yang dibeli, selisihnya pun semakin tinggi. Untuk emas ukuran 5 gram misalnya, di Logam Mulia harganya sekitar Rp9.548.813, sementara di Pegadaian mencapai Rp9.859.000.
Selisihnya hampir menyentuh Rp310 ribu. Bahkan untuk ukuran 100 gram, selisih antara dua lembaga tersebut mencapai lebih dari Rp6 juta.
Perbedaan harga ini wajar terjadi karena Pegadaian menambahkan margin untuk layanan distribusi, penyimpanan, serta kemudahan transaksi seperti sistem cicilan.
Di sisi lain, pembelian melalui Logam Mulia dilakukan langsung dari produsen, sehingga harganya cenderung lebih rendah.
Namun penting dicatat, kemudahan membeli emas di Pegadaian tetap menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi masyarakat yang ingin mencicil atau mengakses layanan gadai.
Pegadaian juga menyediakan beberapa varian produk emas, termasuk UBS dan Galeri 24.
Selain harga jual, masyarakat juga perlu memperhatikan harga buyback atau harga jual kembali.
Hari ini, Logam Mulia menetapkan harga buyback di angka Rp1.789.000 per gram.
Jika dibandingkan dengan harga beli di Pegadaian yang Rp2.019.000, selisih antara beli dan jual kembali bisa mencapai Rp230.000 per gram.
Ini tentu menjadi pertimbangan penting bagi yang ingin berinvestasi emas jangka pendek.
Kesimpulannya, harga emas hari ini relatif stabil, namun perbedaan harga antar-lembaga penjual bisa memengaruhi keputusan beli.
Bagi investor jangka panjang yang mengincar harga terbaik, pembelian melalui Logam Mulia bisa lebih efisien.
Namun bagi yang mencari fleksibilitas, Pegadaian tetap menjadi opsi menarik.
Editor : Agung Sedana