Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

BEC 2025 Bikin UMKM Panen Cuan! Omzet Melonjak 300 Persen, Tembus Miliaran!

Ali Sodiqin • Rabu, 16 Juli 2025 | 12:30 WIB
Salah satu lapak UMKM di kawasan Taman Blambangan ramai pembeli selama perhelatan BEC 2025 yang berlangsung tanggal 11-13 Juli lalu.
Salah satu lapak UMKM di kawasan Taman Blambangan ramai pembeli selama perhelatan BEC 2025 yang berlangsung tanggal 11-13 Juli lalu.

RADARBANYUWANGI.ID - Perhelatan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2025 pada 11-13 Juli berimbas positif dunia Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bumi Blambangan.

Tidak tanggung-tanggung, total omzet UMKM yang membuka stan di area penyelenggaraan BEC di Taman Blambangan tersebut  mencapai Rp 1,17 miliar.

Total omzet UMKM di area penyelenggaraan BEC tahun ini naik 300 persen dibandingkan pada BEC tahun lalu.

UMKM-UMKM tersebut berasal wilayah eks Keresidenan Besuki (Banyuwangi, Jember, Situbondo, Bondowoso) dan Lumajang alias Sekarkijang.

Kepala Bank Indonesia (BI) Jember Gunawan mengatakan, kegiatan BEC 2025 melibatkan sekitar 500 UMKM.

“Selama tiga hari omzet UMKM mencapai Rp 1,17 miliar. Ini sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Kami melihat adanya peningkatan 300 persen dibandingkan penyelenggaraan BEC tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Gunawan, pencapaian tersebut merupakan imbas dari antusiasme masyarakat yang meningkat, banyaknya pengunjung yang berbelanja, serta keberhasilan UMKM dalam menjual produk mereka.

“Banyak UMKM yang berhasil menjual produk-produk mereka dan ini berdampak langsung pada kenaikan omzet yang sangat signifikan,” ucapnya.

Dari seluruh UMKM yang berpartisipasi, salah satu yang mencatatkan omzet tertinggi adalah stan “Doa Coffee”. Omzet yang berhasil diraih sebesar Rp 853,63 juta.

Keberhasilan ini semakin menunjukkan potensi besar dari sektor UMKM di Banyuwangi dan sekitarnya, khususnya di bidang produk makanan dan minuman.

Gunawan berharap, sinergi Sekarkijang Creative Fest (SFC) dan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) terus berkembang.

Baca Juga: Warga Jember Mau ke Bali? Jangan Lewat Kota Banyuwangi Saat Ada BEC, Ini Jalur Alternatifnya!

“Kami berdoa semoga Sekarkijang dan BEC  dapat terus memberikan pengalaman yang indah dan berkesan masyarakat serta menginspirasi lebih banyak pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya,” harapnya.

Ia juga berharap agar event ini dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi daerah sekitar.

Dengan suksesnya penyelenggaraan BEC 2025, Gunawan berharap agar keberhasilan yang diraih bisa terus berkembang dan berdampak positif bagi perekonomian daerah.

“Kami berharap BEC 2026 dapat lebih besar, dengan lebih banyak UMKM yang terlibat, lebih banyak pengunjung yang datang, dan tentunya peningkatan omzet yang lebih besar lagi,” pungkasnya. (Mohamad Ksatria/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#panen cuan #Banyuwangi Ethno Carnival #umkm #BEC 2025