RADARBANYUWANGI.ID - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember terus menguatkan perannya dalam meningkatkan literasi keuangan dan pengendalian inflasi melalui berbagai kegiatan strategis.
Dalam acara rangkaian Sekarkijang Creative Festival (SCF) 2025, yang digelar pada Jumat (11/7), BI Jember menggelar sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, implementasi QRIS, dukungan terhadap UMKM, serta pelaksanaan Pasar Murah sebagai bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
Dalam kegiatan tersebut, Adhytya Bagus Rizkianto dan Arfian Siswo Bintoro dari Perwakilan BI Jember memimpin sosialisasi CBP Rupiah kepada masyarakat.
Mereka menyampaikan pentingnya mengenali dan merawat uang rupiah, serta menggunakannya secara bijak.
“Melalui sosialisasi CBP Rupiah ini, kami ingin menanamkan rasa cinta dan bangga kepada mata uang nasional kita,” ujar Adhytya.
Sementara itu, Mochammad Hadi Sarosa dari BI Jember menjelaskan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai langkah nyata dalam mendorong transformasi sistem pembayaran digital yang efisien, cepat, dan aman.
“QRIS adalah solusi pembayaran digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM. Ini bagian dari digitalisasi ekonomi yang terus kami dorong di wilayah kerja BI Jember,” tutur Hadi Sarosa.
Selain edukasi dan sosialisasi, acara ini juga diramaikan oleh booth-booth UMKM binaan BI dan mitra strategis, yang menampilkan produk lokal unggulan seperti makanan olahan, dan produk fesyen.
Kegiatan ini memberikan ruang promosi serta transaksi langsung dengan menggunakan QRIS, sehingga menjadi sarana edukasi digitalisasi pembayaran secara langsung kepada pelaku usaha dan pengunjung.
Tak hanya itu, Pasar Murah (Operasi Pasar) turut digelar dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
Kegiatan ini menyediakan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga terjangkau untuk membantu meringankan beban masyarakat dan menjaga daya beli.
Acara tersebut disambut antusias oleh masyarakat Banyuwangi serta melibatkan sejumlah stakeholder seperti pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas lokal.
Bank Indonesia Jember menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung ketahanan ekonomi daerah dan inklusi keuangan nasional. (*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.
Editor : Lugas Rumpakaadi