Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ditutup 2025, Bye-bye PPPK! Kesempatan Terakhir Guru Honorer Bergaji Layak Lewat PPG

Fanzha Shefya Yuananda • Rabu, 9 Juli 2025 | 01:45 WIB
PPG akan diadakan tahun 2025 ini, masih ada harapan untuk para guru untuk menjadi ASN.
PPG akan diadakan tahun 2025 ini, masih ada harapan untuk para guru untuk menjadi ASN.

RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah telah resmi mengumumkan bahwa proses rekrutmen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) formasi guru pada tahun 2025 tidak akan dibuka.

Kebijakan ini diambil untuk memberikan fokus penuh pada penyelesaian pengangkatan PPPK Guru Tahap 2 yang masih berjalan hingga kini.

Meski keputusan tersebut cukup mengecewakan, sedangkan kini sudah banyak guru honorer yang berharap dan menantikan rekrutmen untuk menjadi ASN melalui jalur ini, pemerintah tidak serta-merta menutup pintu harapan untuk mereka.

Sebagai langkah strategis, Kemendikdasmen kini menggalakkan kembali program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai alternatif solusi.

Menjadi ASN memang banyak sekali benefit nya, mulai dari gaji tetap, tunjangan, pengembangan karier, hingga jaminan sosial.

Namun dengan ditiadakannya rekrutmen PPPK tahun ini, peluang untuk bisa menjadi ASN tampaknya sangat jauh sekali.

Namun, melalui program PPG (Pendidikan Profesi Guru), guru tetap memiliki peluang besar untuk mendapatkan sertifikasi resmi, yang nantinya akan menjadi syarat penting dalam pengangkatan PPPK maupun CPNS di tahun-tahun berikutnya.

Pemerintah juga terus memperluas akses PPG, bahkan memberikan kelonggaran bagi guru yang belum bergelar S1 untuk tetap bisa mendaftar, selama memenuhi kriteria tertentu.

Berikut beberapa hak istimewa yang melekat pada status ASN (Aparatur Sipil Negara):

Meskipun di tahun ini rekrutmen PPPK tidak dibuka, pemerintah akan tetap membuka ruang bagi para guru untuk dapat mengembangkan diri dan meningkatkan kesejahteraan melalui jalur yang lain.

Ketiadaan rekrutmen untuk guru di tahun 2025 ini memang menjadi tantangan baru, akan tetapi kabar ini bukanlah akhir dari perjuangan.

Dengan mengikuti jalur PPG yang kini diperluas dan ditingkatkan aksesnya, guru akan tetap dapat melangkah maju menuju profesionalisme dan kesejahteraan yang lebih layak. (*)

Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.

Editor : Agung Sedana
#rekrutmen PPPK 2025 #PPG 2025