RADARBANYUWANGI.ID – Kabar menggembirakan datang untuk para lulusan PPG (Pendidikan Profesi Guru) Piloting 123 tahun 2024.
Melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah menyatakan bahwa TPG atau Tunjangan Profesi Guru bagi lulusan program tersebut akan dicairkan pada tahun 2025 ini.
Dalam rapat dengar pendapat bersama DPR RI pada Rabu (12/2) lalu, Abdul Mu’ti selaku Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyampaikan bahwa proses verifikasi dan validasi data guru telah selesai.
Dalam hal ini, mungkin proses pencairan bisa dilakukan lebih cepat daripada tahun-tahun yang sebelumnya.
“Kami sedang menargetkan pencairan TPG Triwulan I dapat terealisasi sebelum Idul Fitri, idealnya di akhir Maret 2025.” ujar Abdul Mu’ti.
Pada proses pencairan TPG ini tetap mengikuti acuan dari Permendikbudristek (Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) Nomor 45 Tahun 2023 yang mengatur jadwal serta mekanisme penyaluran TPG secara nasional.
Berikut jadwal estimasi pencairan untuk tahun 2025:
- Triwulan 1: Maret–April 2025
- Triwulan 2: Juli 2025
- Triwulan 3: Oktober 2025
- Triwulan 4: Desember 2025
Tunjangan ini akan diberikan setiap tiga bulan sekali dan sesuai dengan gaji pokok masinh-masing guru.
Misal, guru PNS dengan golongan 3B dikenal dengan Penata Muda Tingkat I dan masa kerja 0-2 tahun akan menerima sekitar Rp8.700.000 per tiga bulan sekali, sebelum dipotong pajak.
Potongan pajak penghasilan (PPh 21) juga berlaku sesuai golongan, yakni:
- Golongan 3: 5%
- Golongan 4: 15%
- P3K golongan 9: 5%
Contohnya, guru PNS 3B akan menerima sekitar Rp8.265.000 setelah potongan 5% dari total tunjangan awal yakni Rp8.700.000.
Yang menarik disini ialah sistem pencairan tahun ini akan menggunakan skema direct transfer dari pemerintah pusat langsung ke rekening guru masing-masing.
Hal ini dimungkinkan berkat kolaborasi Kemendikbudristek dan Kementerian Keuangan demi efisiensi dan transparansi, juga untuk mempercepat proses penyaluran tunjangan.
Dengan adanya pencairan lebih awal dan update sistem yang lebih modern, diharapkan kesejahteraan guru juga semakin terjamin, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalankan tugas pendidikan di seluruh penjuru Indonesia. (*)
- Ikuti terus berita ter-update dari Radar Banyuwangi di Google News.