Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Turun Drastis, Kecelakaan Kereta di 2024 Cuma 5 Kasus, Apa Strateginya?

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 2 Juli 2025 | 20:10 WIB
KAI catat pendapatan Rp35,93 triliun di 2024.
KAI catat pendapatan Rp35,93 triliun di 2024.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pencapaian finansial yang gemilang sepanjang tahun 2024.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, mengungkapkan bahwa perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp35,93 triliun, meningkat 29 persen dibanding tahun sebelumnya.

Tidak hanya dari sisi pendapatan, laba bersih KAI juga mengalami peningkatan, tercatat sebesar Rp2,21 triliun.

Sementara itu, EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) melonjak tajam sebesar 50 persen menjadi Rp7,76 triliun, menandakan kestabilan dan efisiensi operasional yang semakin baik.

Tata Kelola dan Kinerja Operasional Meningkat

Kinerja luar biasa ini juga diperkuat oleh opini audit Wajar Tanpa Modifikasian, yang menegaskan transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangan KAI.

Skor tata kelola perusahaan turut meningkat menjadi 93,59 dengan predikat “Sangat Baik”, mencerminkan komitmen perusahaan terhadap tata kelola korporat yang profesional.

Di sisi operasional, jumlah kecelakaan kereta api menurun secara konsisten, dari 10 kejadian pada 2022, menjadi 8 pada 2023, dan hanya 5 kejadian pada 2024.

Selain itu, tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta api (on time arrival) meningkat menjadi 93,8 persen, naik dari 91,5 persen pada tahun sebelumnya.

KAI dan Proyek Strategis Nasional

Komisaris Utama KAI, Said Aqil Siroj, menyampaikan bahwa KAI menunjukkan kapabilitas tinggi dalam menyelesaikan proyek-proyek besar seperti Kereta Cepat Jakarta–Bandung dan LRT Jabodebek.

Keberhasilan ini mencerminkan KAI sebagai entitas andal yang mampu melaksanakan amanah negara secara profesional.

Dukungan dan apresiasi juga datang dari Kementerian BUMN. Endra Gunawan dari Deputi Bidang Jasa Pariwisata dan Pendukung, serta Desty Arlaini dari Deputi Bidang Jasa Logistik, menggarisbawahi pentingnya peran KAI dalam pengembangan sistem transportasi dan logistik nasional.

Mereka juga memuji keterlibatan aktif pemegang saham dalam proses pengambilan keputusan strategis perusahaan.

Komitmen pada Transparansi dan Keberlanjutan

Dalam RUPST tersebut, disepakati pula penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan, laporan sosial PUMK, dan KPI korporat.

Hal ini merupakan wujud komitmen KAI terhadap pengawasan yang berkualitas dan transparansi tinggi.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa pencapaian keuangan dan operasional yang kuat memperkuat posisi KAI sebagai perusahaan transportasi publik yang tangguh dan berkelanjutan.

Dengan integritas, kolaborasi, dan transformasi yang berkelanjutan, KAI terus melangkah maju dalam membangun ekosistem transportasi nasional yang terintegrasi dan efisien. (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KAI #Kereta Api