Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Resmi Pertamina: BBM Naik Mulai 1 Juli 2025, Cek Harga Terbarunya

Agung Sedana • Rabu, 2 Juli 2025 | 03:58 WIB
Ilustrasi BBM langka di Jember.
Ilustrasi BBM langka di Jember.

RADARBANYUWANGI.ID - Memasuki awal Juli 2025, Pertamina resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di seluruh SPBU. 

Kenaikan ini diumumkan sejalan dengan fluktuasi harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah yang jadi acuan utama dalam formula penentuan harga BBM.

Berdasarkan pengumuman terbaru, harga Pertamax (RON 92) kini naik Rp 400 menjadi Rp 12.500 per liter.

Sementara itu, Pertamax Turbo turut naik Rp 450 menjadi Rp 13.500 per liter, disusul Pertamax Green 95 yang juga naik Rp 450 ke angka Rp 13.250 per liter. 

Bahan bakar diesel seperti Dexlite dan Pertamina Dex pun ikut terkerek, masing-masing naik Rp 580 dan Rp 450 per liter.

Kenaikan harga ini juga berlaku di SPBU swasta seperti Shell, Vivo, dan BP-AKR. Di Shell, misalnya, harga Shell Super naik Rp 440 menjadi Rp 12.810 per liter, sementara Shell V-Power kini tembus Rp 13.300 per liter. 

Vivo pun menyesuaikan tarif RON 92 ke Rp 12.810 per liter, sedangkan BP Ultimate naik ke Rp 13.300 per liter.

Meski demikian, kabar baiknya adalah harga BBM subsidi Pertalite dan Bio Solar tetap stabil di angka Rp 10.000 per liter dan Rp 6.800 per liter. 

Pemerintah berupaya menjaga subsidi agar masyarakat tidak terbebani secara berlebihan di tengah tekanan inflasi.

Kenaikan BBM non-subsidi ini merujuk pada Keputusan Menteri ESDM No 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Kenaikan ini tentunya membuka ruang penyesuaian harga setiap bulan mengikuti perkembangan harga minyak global dan kurs rupiah. 

Pertamina menegaskan, penyesuaian harga dilakukan secara transparan dan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Banyak pengendara pun disarankan untuk mengecek lagi spesifikasi kendaraan, supaya bisa menyesuaikan dengan jenis BBM yang direkomendasikan pabrikan dan tetap hemat.

Berikut adalah data lengkapnya.

Harga di SPBU Pertamina (Jawa & Bali)

Harga di SPBU Swasta (Shell, BP-AKR & Vivo)

Harga BBM Subsidi Tetap

Pengendara yang menggunakan BBM non-subsidi harus menyiapkan tambahan anggaran sekitar Rp 300–600/liter.

Bagi pengguna kendaraan yang masih kompatibel dengan BBM subsidi, seperti Pertalite atau Bio-Solar, bisa tetap menghemat anggaran.

Editor : Agung Sedana
#pertamax #pertamina #bbm #naik #harga