RADARBANYUWANGI.ID - Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi atau Probowangi merupakan salah satu proyek jalan tol terpanjang di Jawa Timur dengan panjang total mencapai 175,78 kilometer.
Meski saat ini belum beroperasi penuh, publik mulai bertanya-tanya berapa biaya yang harus dikeluarkan jika ingin menempuh rute ini dari ujung ke ujung?
Meski tarif resmi belum diumumkan pemerintah, simulasi berikut dibuat berdasarkan standar tarif tol nasional saat ini. Angka ini merujuk pada rata-rata tarif jalan tol di Jawa Timur dan Trans-Jawa yang sudah beroperasi.
Secara umum, tarif tol Probowangi nantinya akan mengikuti skema tarif tol nasional berdasarkan golongan kendaraan.
Golongan I (sedan, jip, pick-up, bus) akan menjadi acuan tarif, sementara Golongan II & III (truk kecil/sedang) biasanya sekitar 1,5 kali tarif Gol I.
Golongan IV & V (truk besar, gandeng) sekitar 2 kali tarif Gol I. Sebagai ilustrasi kasar, satu sumber menyebut estimasi tarif Golongan I untuk jalur penuh Probolinggo–Banyuwangi sekitar Rp154.000 (sekitar Rp888/Km).
Total Rp154 ribu tersebut merupakan perkiraan tarif Golongan I dari Probolinggo hingga Banyuwangi, dengan Golongan kendaraan lebih tinggi dikenakan kelipatan sesuai regulasi.
Perlu dicatat bahwa angka ini belum resmi; otoritas tol (BPJT) belum mengumumkan besaran tarif final hingga menjelang operasional penuh
Estimasi Tarif Tol Probowangi Penuh:
- Panjang total: sekitar 175,78 km
- Tarif per km (Golongan I): sekitar Rp888
- Estimasi total tarif: sekitar Rp154.000
Namun, tarif tidak selalu dibayar sekaligus. Jalan tol ini terdiri dari 7 seksi dan akan dilengkapi banyak gerbang tol (GT). Berikut simulasi biaya per ruas jika Anda masuk atau keluar di masing-masing gerbang.
1. GT Gending – GT Kraksaan
- Jarak: ±12,88 km
Estimasi tarif Golongan I: ±Rp11.500
2. GT Kraksaan – GT Paiton
- Jarak: ±11,20 km
Estimasi tarif Golongan I: ±Rp10.000
3. GT Paiton – GT Besuki
- Jarak: ±25,60 km
Estimasi tarif Golongan I: ±Rp22.700
4. GT Besuki – GT Situbondo (rencana)
- Jarak: ±42,30 km
Estimasi tarif Golongan I: ±Rp37.500
5. GT Situbondo – GT Asembagus (rencana)
- Jarak: ±16,76 km
Estimasi tarif Golongan I: ±Rp14.900
6. GT Asembagus – GT Bajulmati (rencana)
- Jarak: ±37,45 km
Estimasi tarif Golongan I: ±Rp33.300
7. GT Bajulmati – GT Ketapang (Banyuwangi)
- Jarak: ±29,59 km
Estimasi tarif Golongan I: ±Rp26.200
Contoh Simulasi Perjalanan
Jika melakukan perjalanan dari Probolinggo (GT Gending) hingga Ketapang (Banyuwangi), maka akan menempuh seluruh seksi sepanjang 175,78 km dan diperkirakan akan membayar sekitar Rp154.000 untuk Golongan I. Jika dari Kraksaan ke Situbondo, tarifnya berkisar Rp70.000. Sedangkan rute pendek seperti Kraksaan–Paiton cukup Rp10.000-an saja.
Untuk saat ini, ruas Probowangi masih belum beroperasi secara komersial. Saat arus mudik Lebaran 2025 lalu, beberapa seksi dibuka gratis (tanpa tarif) secara fungsional. Diperkirakan tarif baru akan diberlakukan secara bertahap mulai akhir 2025, dimulai dari ruas Probolinggo–Besuki sepanjang ±50 km.
Ruas yang masih dalam tahap perencanaan (Situbondo–Ketapang) kemungkinan baru dibangun mulai 2026 dan beroperasi penuh menjelang 2028–2030. Maka tarif penuh satu lintasan kemungkinan baru berlaku di akhir dekade ini.
Editor : Agung Sedana