Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hewan Kurban Banyuwangi Dijamin Sehat dan Siap Disembelih, Cek Harga Terbarunya!

Ali Sodiqin • Jumat, 30 Mei 2025 | 12:52 WIB
Petugas Dispertan Banyuwangi memeriksa kambing yang dijual pedagang musiman di Jalan Kepiting, sebelah utara Taman Tirtawangi, Kelurahan Sobo, Rabu (28/5).
Petugas Dispertan Banyuwangi memeriksa kambing yang dijual pedagang musiman di Jalan Kepiting, sebelah utara Taman Tirtawangi, Kelurahan Sobo, Rabu (28/5).

RADARBANYUWANGI.ID - Pelaksanaan Idul Adha atau Hari Raya Kurban tinggal beberapa hari lagi.

Sejumlah lapak yang menjual hewan kurban berdiri di mana-mana. Pedagang men-display hewan ternak di pinggir jalan.

Tujuannya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan hewan kurban sesuai keinginan.

Lapak tersebut mendapat pantauan ketat dari Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi.

Rabu kemarin (28/5), tim dari bidang kesehatan hewan Dispertan memeriksa lapak-lapak hewan kurban musiman di wilayah Giri dan Banyuwangi. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik hewan, termasuk mulut, telinga, dan hidung hewan.

Pemeriksaan intensif dilakukan dengan mengecek kondisi hewan sebelum dipotong melalui beberapa ciri fisik hewan.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan hewan dalam keadaan sehat dan memenuhi syarat syariat Islam sebagai hewan kurban.

”Ternak yang dijual oleh pedagang sudah diperiksa kesehatannya sesuai syariat Islam juga. Tujuannya masyarakat merasa aman dan nyaman ketika membeli hewan kurban,” ujar drh Nanang Sugiarto, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi.

Dari beberapa lapak hewan kurban yang sudah diperiksa, hampir seluruhnya dalam kondisi sehat.

Nanang mengungkapkan, di salah satu lapak di Kelurahan Sobo, ada 90 hewan ternak yang terdiri dari kambing dan domba dalam kondisi sehat.

Selain pemeriksaan kesehatan, Nanang mengimbau kepada seluruh pedagang untuk menjaga kebersihan kandang dengan penyemprotan disinfektan.

”Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan bau yang dapat mengganggu warga sekitar,” kata pejabat asal Tulungagung itu.

Nanang memastikan ketersediaan stok hewan kurban di Banyuwangi dalam kondisi aman.

Dia menyarankan kepada pemilik lapak agar hewan kurban yang dijual tidak mengganggu lingkungan. Pemilik harus menyemprot antibiotik dan menggunakan disinfektan.

”Sampai hari ini  masih ada penyakit mulut dan kuku (PMK). Penyemprotan dilakukan supaya virus PMK tidak menular ke ternak lainya,” tandasnya.

Berdasarkan data yang tercatat di Dispertan, jumlah ternak sapi di Banyuwangi saat ini mencapai 2.765 ekor, sedangkan kebutuhan masyarakat berkisar 1.897 ekor. Artinya, terjadi surplus sebanyak 868 ekor.

Jumlah ternak kambing saat ini sebanyak 13.834 ekor, sedangkan kebutuhan masyarakat pada Hari Raya Idul Adha diperkirakan sebanyak 9.789 ekor atau surplus 4.045 ekor kambing.

Sedangkan populasi domba di Banyuwangi saat ini sebanyak 12.417 ekor dan kebutuhannya sebanyak 3.994 ekor sehingga surplus 8.423 ekor.

”Kebutuhan hewan kurban tahun 2025 dipastikan tercukupi. Hampir setiap tahun populasi hewan kurban di Banyuwangi selalu surplus,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Budi Daya dan Usaha Peternakan Dispertan Abdul Rozak.

Rozak menambahkan, harga hewan ternak menjelang Idul Adha tahun ini ini bervariasi. Harga sapi cukup murah dan terjangkau. Per ekor diperkirakan mulai di kisaran Rp 20 juta untuk sapi ukuran sedang.

Namun, harga tersebut bisa jauh lebih mahal tergantung pada berat, ukuran, dan jenis sapi. Untuk harga kambing masih di kisaran Rp 3 juta hingga Rp 4 juta. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#harga hewan kurban #idul adha #banyuwangi