Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Diare dan Pink Eye Hantui Hewan Kurban, Begini Penjelasan Dokter Hewan Situbondo

Redaksi • Kamis, 29 Mei 2025 | 12:26 WIB
Dokter hewan saat memeriksa hewan ternak untuk memastikan kondisinya sehat di Desa Semiring, Selasa (27/5) lalu.
Dokter hewan saat memeriksa hewan ternak untuk memastikan kondisinya sehat di Desa Semiring, Selasa (27/5) lalu.

RADARBANYUWANGI.ID – Menjelang Hari Raya Kurban atau Idul Adha 1446 Hijriah, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Situbondo, Jawa Timur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah peternak kambing, domba, dan sapi di Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, pada Selasa (27/5).

Hal ini untuk memastikan bahwa hewan ternak yang akan dikurbankan, dagingnya aman dikonsumsi.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Disnakkan Situbondo, Sulistyani, mengatakan dokter hewan di Disnakkan sudah melakukan pemeriksaan terhadap kambing dan domba di sejumlah peternak.

Hasilnya, tidak ditemukan penyakit yang membahayakan jika dagingnya dikonsumsi manusia.

Menurut Sulistyani, pada musim pancaroba hewan ternak, terutama kambing dan domba, rentan terkena penyakit seperti diare dan mata merah (pink eye).

"Diare dan pink eye adalah penyakit yang umum menyerang kambing dan domba saat pancaroba, meskipun tidak membahayakan kesehatan manusia jika dikonsumsi, penyakit ini berdampak pada bobot hewan, yang bisa menjadi lebih kurus," jelasnya, dilansir dari Jawa Pos Radar Situbondo.

Dokter hewan juga memeriksa sapi di tempat karantina Kalbut, Desa Semiring, Kecamatan Mangaran.

"Untuk sapi, cukup dengan dokumen dari daerah asal. Sapi yang masuk ke sini berasal dari Madura, dan semuanya dalam kondisi sehat," tegasnya.

Dia juga mengimbau para peternak agar mewaspadai penyakit diare, mata merah, dan perut kembung. Salah satu cara pencegahannya adalah dengan memberikan pakan yang benar.

"Kalau kambing mau dilepas untuk merumput, sebaiknya setelah jam 10.00 WIB, karena jika terlalu pagi, pucuk rumput masih banyak mengandung cacing, tapi jika sudah siang dan rumput terkena sinar matahari, cacing-cacing itu akan turun," paparnya. (mg1/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#idul adha #hewan kurban #diare #pink eyes #sapi #kambing