RadarBanyuwangi.id - Sapi sebagai hewan ruminansia memerlukan pakan berkualitas agar tumbuh sehat dan produktif. Mengetahui makanan favorit sapi membantu peternak memberikan nutrisi terbaik supaya sapi dapat berkembang optimal.
Berikut adalah jenis-jenis pakan yang biasa diberikan dan alasan di balik kesukaan sapi terhadap makanan tersebut.
Rumput Segar
menjadi sumber utama makanan sapi. Rumput memiliki serat kasar yang penting untuk pencernaan sapi. Beberapa jenis rumput yang paling disukai antara lain rumput gajah, yang tahan tumbuh di berbagai jenis tanah dan mengandung protein sekitar 10%, serta rumput benggala yang bernutrisi tinggi.
Ada pula rumput pakchong asal Thailand yang memiliki kadar protein kasar cukup tinggi hingga 16%, mendukung pertumbuhan sapi. Rumput seperti raja dan kolonjono juga banyak dipakai karena kandungan protein dan seratnya yang baik.
Untuk memudahkan pencernaan dan memperpanjang masa simpan, rumput sering dipotong atau difermentasi, terutama saat musim kemarau.
Konsentrat
Pakan ini terdiri dari bahan-bahan yang kaya energi dan protein, seperti bekatul, dedak, ampas singkong, dan tepung ikan, berfungsi mempercepat pertumbuhan dan menambah bobot sapi. Namun, pemberiannya harus seimbang dengan hijauan agar sapi tidak mengalami gangguan pencernaan.
Peternak juga kerap memberikan suplemen tambahan berupa vitamin dan mineral, misalnya kalsium, fosfor, serta vitamin A dan D. Ada pula Urea Molase Block (UMB) yang membantu menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas sapi.
Jajan
Berupa limbah pertanian bergizi seperti ampas tahu dan bungkil kedelai. Jajan ini bermanfaat untuk variasi nutrisi sekaligus menghemat biaya pakan.
Fakta menarik, sapi bisa pilih-pilih makanan layaknya manusia dan ada yang suka ngemil bekatul sambil berjalan. Beberapa peternak bahkan memutar musik klasik saat memberi makan supaya sapi lebih rileks dan lahap.
Singkatnya, makanan favorit sapi bukan hanya rumput biasa, melainkan juga pakan konsentrat dan jajan spesial dari peternak yang membuat mereka tetap sehat dan semangat. (*)
Editor : Ali Sodiqin