RadarBanyuwangi.id – Untuk menjaga harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) agar inflasi tetap stabil. Pemkab Banyuwangi menggelar operasi pasar setiap hari. Rabu (21/5), kegiatan ini dilaksanakan di kantor Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.
Operasi pasar ini menjual Bapokting sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Kegiatan ini digelar setiap hari di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi dengan cara giliran. “Operasi pasar digelar supaya inflasi di Banyuwangi tetap stabil,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop-UMP), Nanin Oktaviantie.
Menurut Nanin, operasi pasar digelar setiap Senin sampai Jumat mulai pukul 08.30 sampai selesai. Ini untuk memastikan ketersediaan Bapokting di masyarakat selalu ada. Rabu (21/5), kegiatan ini di kantor Desa Sambimulyo Kecamatan Bangorejo. Untuk Kamis (22/5) dilaksanakan di Pasar Ngandong, Desa/Kecamatan Tegalsari. “ Untuk kegiatan ini Diskop-UMP menggandeng Bulog, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember, PERPADI, dan lainnya,” katanya.
Salah satu petugas operasi pasar di Kecamatan Bangorejo, Erawan mengatakan, komoditas yang dijual pada operasi pasar antara lain beras merek Kita Putih seharga Rp 67 ribu per kemasan berisi lima kilogram, beras merek Punokawan seharga Rp 70 ribu per lima kilogram, dan gula pasir seharga Rp 17.500 per kilogram. Selain itu, ada pula minyak goreng seharga Rp 15.700 per liter, dan tepung merek Sania seharga Rp 10 ribu per kilogram. “Itu harga HET, biasanya lebih murah Rp 2.000 dibanding harga di pasaran,” katanya.
Dalam operasi pasar yang digelar di wilayah Kecamatan Bangorejo ini, kata dia, membawa beras merek Kita Putih sebanyak 25 kemasan, beras Punokawan sebanyak 26 sak dengan setiap satu sak isi lima kilogram. Kemudian gula pasir membawa 60 kilogram, minyak biasa 125 liter, minyak premium 60 liter, dan tepung empat kilogram. “Karena gejolak harga Bapokting di pasaran tidak terlalu tinggi, maka pembeli bias membeli tanpa batas sesuai kebutuhan,” terangnya seraya mengatakan antusias masyarakat tinggi, meski harga di pasaran hampir sama, tetapi mereka banyak yang membeli.(cw3/abi)
Editor : Agus Baihaqi