Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jelang Hari Raya Kurban, Peternak Sapi Singojuruh Banjir Pesanan hingga Purwakarta

Redaksi • Rabu, 21 Mei 2025 | 17:43 WIB
HEWAN KURBAN: Fauzi menuntun sapi miliknya yang akan dikirim ke Purwakarta, Selasa (20/5).
HEWAN KURBAN: Fauzi menuntun sapi miliknya yang akan dikirim ke Purwakarta, Selasa (20/5).

RADARBANYUWANGI.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, sejumlah peternak sapi di Banyuwangi mulai kebanjiran pesanan.

Salah satunya dirasakan peternak sapi asal Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Fauzi.

Bahkan, pesanan tidak hanya berasal dari seantero wilayah Banyuwangi, tetapi juga datang dari Purwakarta, Jawa Barat (Jabar).

Harga sapi mengalami peningkatan cukup signifikan sejak awal Mei. Peningkatannya mencapai 20 persen dari hari biasa.

Satu ekor sapi yang pada hari biasa dijual seharga Rp 22 juta, misalnya, kini naik hingga mencapai kisaran Rp 29 juta per ekor.

Fauzi memprediksi harga sapi akan terus meroket hingga menjelang hari ”H” Idul Adha mendatang. Sapi yang di hari normal dibanderol Rp 22 juta, harganya bisa melonjak hingga mencapai Rp 50 juta.

Sapi jenis limousin dan simetal masih menjadi primadona di kalangan pembeli hewan kurban tahun ini. Kedua jenis sapi tersebut dikenal dengan postur yang besar, daging yang tebal, serta penampilan fisik yang gagah.

Menurut Fauzi pesanan dari luar kota mulai meningkat sejak awal Mei. Dia mengungkapkan bahwa sejak awal Mei dia sudah menerima pesanan dari Purwakarta. Dia mengatakan, umumnya pelanggan luar daerah memesan sapi hingga 5 ekor.

Fauzi juga bekerja sama dengan masyarakat di sekitarnya untuk menawarkan sapi-sapi miliknya. Namun, menurutnya peminat dari luar daerah lebih antusias membeli hewan kurban.

”Kebetulan warga sini (Banyuwangi) juga banyak yang pesan tetapi tidak sebanyak pesanan dari luar daerah. Paling banyak tahun ini dipesan dari Purwakarta. Sedangkan tahun lalu saya kirim ke Bogor,” ujarnya.

Fauzi selalu berupaya dalam mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan agar kualitas sapinya tetap terjaga. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi pada sapi yang baru dia beli.

”Setiap sapi yang baru saya beli turun dari kendaraan pengangkut akan langsung mendapatkan vaksin dari dokter. Jadi, sapi tidak sampai sakit dan nafsu makannya pun juga tetap terjaga,” pungkasnya. (cw5-Dalila Adinda/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#hewan kurban #purwakarta #singojuruh #peternak sapi