Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bahan-Bahan Dapur Dijual Dengan Harga Miring, Lokasinya di Kantor Kecamatan Bangorejo

Zamrozi Wahyu • Selasa, 25 Maret 2025 | 19:40 WIB
JUALAN: Operasi pasar murah yang digelar di Kantor Kecamatan Bangorejo, Senin (24/3).
JUALAN: Operasi pasar murah yang digelar di Kantor Kecamatan Bangorejo, Senin (24/3).

RADAR BANYUWANGI - Menjelang Lebaran, Pemkab Banyuwangi terus berupaya menekan angka inflasi.

Hal itu dilakukan dengan cara menggelar operasi pasar murah dengan keliling ke sejumlah kecamatan. Senin (24/3), kegiatan itu dilakukan di Kecamatan Bangorejo.

Operasi pasar murah yang digelar Pemkab Banyuwangi melalui  Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Banyuwangi, itu digelar dua hari di wilayah Banyuwangi Selatan dan dua hari di wilayah Banyuwangi Utara.

Dimulai dari Kecamatan Bangorejo bersama Kecamatan Purwoharjo.  Disusul Kecamatan Pesanggaran dan Kecamatan Siliragung.

“Ini untuk membantu Masyarakat,” cetus Camat Bangorejo, Abdur Rahman.

Operasi pasar murah, lanjut Camat, digelar untuk menekan inflasi menjelang Lebaran. Kebanyakan harga keperluan dapur sedang melambung.

“Dari jadwalnya akan digelar sampai Jumat (27/3), terakhir digelar di Kecamatan Glagah dan Kecamatan Banyuwangi,” ungkapnya.

Dalam operasi pasar murah itu, terang dia, tersedia beberapa bahan pokok serta dijual ke masyarakat dengan harga miring.

Bahan-bahan yang dijual, gula pasir dijual dengan harga Rp 17.500 per kilogram, beras SPHP seharga Rp 57 ribu per lima kilogram, dan minyak goreng Rp 19 ribu per liter.

“Harga tersebut sudah di bawah rata-rata pasar,” ucap petugas pasar murah, Nanang, 28.

Dalam pasar murah ini, kata Nanang, pembelian barang yang dijual dibatasi. Itu dilakukan untuk menghindari aksi borong dan pemerataan.

“Kalau ramai, satu orang hanya boleh beli beras maksimal dua paket atau 10 kilogram, tapi kalau biasa dan persediaan masih ada, dipersilahkan ambil sampai lima paket,” tuturnya

Petugas yang lain, Syafa, 30, menyampaikan dalam sekali kegiatan rata-rata timnya membawa stok beras 165 karung beras ukuran lima kilogram, dan 15 karung beras zakat, minyak goreng 60 liter, dan gula sampai 25 kilogram.

“Hari ini kita membawa stok cukup banyak, supaya terbagi rata ke masyarakat ,” harapnya.

Salah satu warga, Sholihah, 40, warga Dusun Kebonrejo, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo mengatakan, barang yang dibeli melalui operasi pasar tersebut memang tergolong cukup murah.

Harganya lebih miring dibanding di pasaran. “Ada selisih Rp 2.000 sampai Rp 3.000 dari harga eceran di tempat lain,” ungkapnya. (cw3/abi)

Editor : Ali Sodiqin
#Harga Miring #pemkab banyuwangi #Bahan Dapur #operasi pasar #bangorejo #kantor kecamatan