Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemohon SKCK Didominasi Emak-Emak Juru Masak Dapur MBG di Genteng Banyuwangi

Salis Ali Muhyidin • Sabtu, 15 Maret 2025 | 19:20 WIB
Dua emak-emak mengisi form SKCK di Mapolsek Genteng sebagai syarat melamar di dapur MBG. (Salis Ali/Radar Genteng)
Dua emak-emak mengisi form SKCK di Mapolsek Genteng sebagai syarat melamar di dapur MBG. (Salis Ali/Radar Genteng)

RADAR BANYUWANGI – Pemandangan tak biasa terlihat di ruang pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Polsek Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur.

Pada Selasa (11/3/2025) lalu, puluhan emak-emak berdatangan untuk mengurus persyaratan melamar kerja, khususnya di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Petugas pengurusan SKCK Polsek Genteng, Eko Widodo, mengungkapkan bahwa lonjakan permohonan SKCK ini sudah terjadi sejak akhir Februari lalu.

Rata-rata, setiap hari ada sekitar 10 orang yang datang untuk mengurus SKCK, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa yang hanya mencatat satu atau dua orang.

"Kadang tidak ada sama sekali, kalau ada pun tidak sampai lebih dari lima orang yang mengurus," tuturnya.

Eko mengaku sempat heran dengan lonjakan ini dan sering bertanya kepada para pemohon mengenai tujuan mereka mengurus SKCK.

"Sebagian besar akan digunakan untuk melamar kerja di dapur umum MBG (Makan Bergizi Gratis). Biasanya yang mencari SKCK itu anak baru lulus sekolah atau kuliah, tapi kali ini kebanyakan sudah ibu-ibu," jelasnya.

Meskipun banyak yang antusias, Eko menyampaikan bahwa banyak masyarakat yang datang dengan persyaratan yang kurang lengkap.

"Padahal sosialisasi ke Pemerintah Desa (Pemdes) se-Kecamatan Genteng sudah sering dilakukan. Banyak yang masih kurang lengkap, terpaksa balik dulu untuk melengkapi, lalu datang ke sini lagi," ujarnya.

Salah satu warga yang datang, Suminah, 47, asal Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, mengaku baru pertama kali mengurus SKCK.

Surat ini akan digunakan untuk melamar kerja di SPPG yang dekat dengan rumahnya.

"Dekat rumah saya di Jalan Kawi ada lowongan untuk kerja di dapur MBG, saya dikasih tahu Pak Wo (kepala dusun). Makanya saya mengurus SKCK," kata ibu rumah tangga tersebut.

Warga lain, Mira Maulida, 35, asal Dusun Wadung Dolah, Desa Kaligondo, juga mengungkapkan ketertarikan untuk bekerja di SPPG sebagai tambahan pemasukan bagi keluarganya.

Ia mengaku tidak menyangka akan bertemu dengan calon pendaftar lain saat mengurus SKCK di polsek.

"Sudah ketemu lima orang yang mau daftar ke lowongan yang sama. Semoga saja ada rezeki," harapnya.

Dengan semangat dan harapan yang tinggi, emak-emak di Kecamatan Genteng menunjukkan bahwa mereka siap berkontribusi dalam program Makan Bergizi Gratis, sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga mereka. (sas/abi)

Editor : Ali Sodiqin
#lowongan pekerjaan #juru masak #polsek genteng #Makan Bergizi Gratis #melamar kerja #syarat #dapur MBG #Mbg #banyuwangi #emak-emak #skck