Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan Dianggarkan Rp 190 Miliar, Ada 17 Titik Pengerjaan  

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 15 Juli 2024 | 12:00 WIB

 

PAKAI KONSEP HERITAGE: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Menpan-RB Abdullah Azwar Anas dan Bupati Ipuk Fiestiandani melihat site plan revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan
PAKAI KONSEP HERITAGE: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Menpan-RB Abdullah Azwar Anas dan Bupati Ipuk Fiestiandani melihat site plan revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan

Radarbanyuwangi.id - Pembongkaran Pasar Banyuwangi hingga Minggu (14/7) sudah mencapai 95 persen. Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PU-CKPP) tinggal melakukan pembersihan dan perataan sisa bangunan sebelum proyek dikerjakan oleh Kementerian PUPR.

Kabid Penataan Ruang Dinas PU-CKPP Banyuwangi Bayu Hadiyanto mengatakan, pasca-pembongkaran pasar, pemkab melalui BPKAD masih melakukan penaksiran sejumlah nilai aset yang masih bisa digunakan.

Setelah BPKAD memastikan tidak ada lagi aset berharga, perataan sisa bangunan bisa mulai dikerjakan.Sesuai target, proyek revitalisasi akan mulai dikerjakan pada pekan keempat Juli 2024. Karena itu, pada pekan ketiga ini, PU-CKPP akan segera melakukan perataan sebelum penyerahan kepada Kementerian PUPR.

”Untuk pembongkaran sumber anggarannya dari APBD. Beberapa sisa aset yang masih memiliki nilai kami taruh di BPKAD,” kata Bayu.

Setelah ada tanda tangan kontrak untuk pengerjaan proyek, pemkab akan melakukan serah terima lapangan untuk Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan. Selanjutnya, PU-CKPP akan mundur dari pengawasan proyek senilai Rp 190 miliar tersebut.

”Minggu depan kami target klir semua. Minggu keempat sudah serah terima dan langsung dikerjakan untuk tiga titik. Pasar sebelah utara, selatan, dan Inggrisan,” ungkap Bayu.

Dalam proyek revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi dan Asrama Inggrisan, ada 17 titik pengerjaan yang akan dilakukan. Sebelas titik di Pasar Induk mencakup bangunan pasar, ramp difabel, tangga darurat, rumah pompa, rumah gardu, kantor metrologi, MEP (mechanical, electrical, plumbing), bangunan parkir, pedestrian, tempat pembuangan sampah, dan landscape.

Sedangkan 6 titik pengerjaan sisanya di Asrama Inggrisan mencakup bangunan serbaguna, bangunan asrama, gedung pengelola, klinik, kafe, galeri, serta pintu masuk.

”Selama proyek revitalisasi berjalan, lalu lintas di sekitar pasar tetap seperti saat ini. Tidak ada perubahan,” tegas Plt Kepala Dishub Banyuwangi Komang Sudira Atmaja.

Komang mengatakan, untuk saat ini arus lalu lintas di sekitar pasar tergolong lancar. Kendaraan tetap bisa melintas di Jalan Veteran. Toko-toko di sebelah timur Mal Pelayanan Publik masih bisa mengakses tempat mereka. ”Kalau ada alat berat kami sesuaikan, tapi sementara kami buat seperti biasa,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Proyek Pasar dan Asrama Inggrisan

Total Nilai Proyek: Rp 190 Miliar (Menggunakan APBN 2024-2025)

Pasar Induk Banyuwangi

Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) proyek: Rp 154,8 Miliar

Luas Lahan: 10.600 meter persegi

Luas Bangunan : 15.873 meter persegi

Jumlah lantai: 2

Jumlah kios: 194

Jumlah los : 583

Daya tampung: 777 unit

Asrama Inggrisan

Nilai HPS proyek :  Rp 35,1  Miliar

Luas Lahan: 8.960 meter persegi

Luas Bangunan: 3.578 meter persegi

Jumlah lantai: 2 lantai

Jumlah bangunan: 6 unit

Jumlah kamar: 12 kamar

 

Editor : Niklaas Andries
#BKAD #Asrama Inggrisan #Dinas PU-CKPP #apbd #pasar banyuwangi #Proyek #Kementerian PUPR #pengawasan