Radarbanyuwangi.id - Tingginya konsumsi gas elpiji diakui oleh agen sebagai penyebab kelangkaan di lapangan. Pemilik agen gas elpiji 3 kilogram Syifa Mustika Migas, Abdul Kadir mengatakan, suplai dari Pertamina sebenarnya tidak ada kendala. Bahkan, dia mengaku sudah ada penambahan kuota dari Pertamina.
Pria yang menjadi pemilik dua agen gas itu mengaku mendapatkan jatah 6 ribu tabung elpiji sehari. Pasokan elpiji tersebut selanjutnya didistribusikan kepada 168 pangkalan gas. ”Suplai tidak ada kendala, cuma permintaan saja yang meningkat 40 sampai 60 persen,” ungkap Kadir.
Dia menyebut, pemicu kenaikan permintaan gas salah satunya karena banyak masyarakat yang menggelar hajatan. Permintaan gas meningkat sejak akhir Juni. Puncaknya pada hari Raya Idul Adha lalu.
Dikatakan Kadir, peningkatan konsumsi gas elpiji masih bisa terus terjadi. Apalagi, belum semua jemaah haji pulang dari Tanah Suci.
Kadir mengaku ikut bingung di mana titik peningkatan konsumsi yang membuat gas menjadi langka. ”Saya sendiri melihatnya seperti itu. Suplai gas elpiji sesuai kiriman dan berlangsung lancar,” pungkasnya. (fre/aif/c1)
Editor : Niklaas Andries