Salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Genteng 2, Rosminah, 51, asal Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, mengatakan harga bumbu dapur mulai turun, seperti tiga jenis cabai.
“Turun mulai hari ini (2/5), paling merosot harga cabai hijau turun sampai Rp 10 ribu per kilogram,” katanya.
Untuk harga cabai merah besar, terang dia, kini dijual Rp 42 ribu per kilogram. Padahal harga cabai jenis ini sebelumnya Rp 45 ribu per kilogram.
Sedang harga cabai rawit Rp 30 ribu per kilogram, ini turun dari sebelumnya yang mencapai Rp 35 ribu per kilogram. “Harga cabai hijau dulu Rp 35 ribu per kilogram, sekarang Rp 25 ribu per kilogram,” terangnya.
Harga cabai, kata dia, mudah berubah-ubah. Itu tergantung pada ketersediaan stok di pasar dan kualitas cabai. Saat ini barang yang datang masih cukup hingga beberapa hari ke depan.
“Harga bawang merah turun,” cetus salah satu penjual bumbu dapur di Pasar Induk Genteng 1, Siti Rokayah, 53, asal Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.
Menurut Rokayah, harga bawang merah itu mulanya Rp 50 ribu per kilogram, dan kini turun menjadi Rp 45 ribu per kilogram.
Untuk bawang putih, saat ini Rp 35 ribu per kilogram. “Harga bawang putih ini sebelumnya Rp 45 ribu per kilogram,” katanya.
Harga bumbu dapur yang turun ini, disambut baik oleh para pembeli. Sebab, setelah Lebaran terbilang masih tinggi.
“H+7 Lebaran saja harga bumbu dapur masih mahal, syukur sekarang mulai turun,” kata Rindi Kusuma Wati, 36, asal Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.(rei/abi)
Editor : Niklaas Andries