Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kopi Liberika Penyumbang Oksigen, Tinggi Pohonnya Bisa 9 Meter, di Banyuwangi Tersebar di Songgon dan Kalipuro

Dedy Jumhardiyanto • Minggu, 1 Oktober 2023 | 23:30 WIB
Petani memetik kopi di kebun kopi Kelurahan Gombengsari, Kalipuro, Banyuwangi, beberapa waktu lalu. Saat ini, harga bijih kopi mentah naik drastis. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Petani memetik kopi di kebun kopi Kelurahan Gombengsari, Kalipuro, Banyuwangi, beberapa waktu lalu. Saat ini, harga bijih kopi mentah naik drastis. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RadarBanyuwangi.id – Kopi yang sudah terkenal adalah jenis robusta dan arabika. Kini, kopi yang sedang jadi trending adalah jenis liberika.

Kopi robusta memang mendominasi pasar kopi lokal sekitar 70 persen hingga banyak dipakai oleh industri-industri kopi instan.

Sementara kopi arabika, dianggap sebagai kopi mewah dan lebih banyak dihidangkan di kafe atau restoran.

Selain jenis kopi arabika dan robusta, di Banyuwangi terdapat jenis kopi yang ramai diperbincangkan, yakni jenis liberika. Biji kopi ini banyak tersebar di wilayah Kecamatan Songgon dan Kecamatan Kalipuro.

Liberika memang masih sedikit asing di telinga. Sebab, liberika merupakan hasil komoditas yang termasuk jarang dan bisa dibilang langka. Liberika atau ada yang menyebutnya sebagai excelsa adalah tanaman kopi endemik dari Afrika, tepatnya berasal dari Liberia.

Awalnya, tanaman kopi ini digolongkan dalam kelompok kopi robusta dengan nama ilmiah Coffea canefora var Liberica.

Tetapi pengelompokan paling baru dari para ilmuwan menyatakan sebagai spesies sendiri dengan nama Coffea liberica.

Selain memiliki cita rasa yang unik, liberika memberi dampak positif terhadap lingkungan. Hal itu ditengarai oleh anatomi dari pohonnya yang berbeda dari yang lain. Pohon dan biji liberika memiliki ukuran paling besar dibanding jenis lainnya.

Pohon kopi jenis liberika ini bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian 9 meter, seukuran dengan pohon nangka.

Sehingga dari sisi lingkungan, pohon ini dapat memproduksi oksigen dan menyerap karbondioksida dengan intensitas paling tinggi.

”Peran dan potensi kopi liberika yang merupakan kopi warisan (heritage) sangat menjanjikan. Ini merupakan jenis kopi yang menyumbang oksigen paling banyak di antara jenis lainnya,” ungkap Direktur Ijen Geopark Banyuwangi Abdillah Baraas.

Jenis kopi yang termasuk dalam heritage artinya varian ini harus terus dijaga. Karena memang persebaran dari tumbuhan ini sedikit, namun ia memiliki dampak lingkungan yang amat baik.

Di Banyuwangi saat ini populasi kebun kopi jenis liberika hanya terdapat sekitar satu persen yang tersebar di wilayah Kecamatan Songgon dan Kecamatan Kalipuro.

Bicara soal rasa, tidak seperti robusta atau arabika, jenis liberika ini memiliki ciri khasnya sendiri. Saat diseduh, kopi ini memiliki aroma seperti buah nangka dengan memunculkan rasa kopi yang lebih pahit dan pekat.

Itulah yang menjadi pembeda utama di antara varian lainnya. Orang Banyuwangi lebih sering menyebutnya dengan istilah ”kopi nongko”.

Peran dan potensi kopi ini patut terus digaungkan, mengingat jumlah populasinya yang minim. Kopi ini sangat layak untuk dijadikan sebagai wisata tematik dengan minat khusus yang berbalut edukasi.

Tentunya, hal ini akan sangat digemari oleh wisatawan mancanegara dan juga domestik. Hingga akhirnya, meningkatkan nilai kopi Banyuwangi agar bisa mendapatkan indikasi geografis kopi.

Liberika mudah dibudidayakan karena memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya mudah ditanam di dataran rendah dan lebih tahan terhadap kondisi cuaca, hama, dan penyakit. Kopi ini juga memiliki toleransi tinggi terhadap kondisi tanah yang kurang subur.

Bahkan pada tanah jenis lempung, tanaman ini masih mampu untuk tumbuh. Selain itu, tanaman kopi Liberika juga dapat bertahan pada tanah berpasir, kekeringan, dan cuaca basah. Karena itu, iklim Banyuwangi sangat cocok untuk liberika. (ddy/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#ilmuan #robusta #kalipuro #songgon #kafe #liberika #oksigen #pohon kopi #buah nangka #arabika #lokal #banyuwangi #kopi