RadarBanyuwangi.id - Menanam bunga telang (Clitoria ternatea) di rumah relatif mudah dan cepat beradaptasi, hanya memerlukan biji berkualitas, media tanam gembur, dan perawatan sederhana.
Awali dengan merendam biji selama 10–12 jam untuk mematahkannya, lalu semai pada media campuran tanah, sekam, dan pupuk organik (1:1:1). Dalam 5–7 hari perkecambahan akan muncul tunas pertama, setelah itu bibit siap dipindah ke pot berdiameter minimal 20 cm dengan media serupa serta dipasangi rambatan kayu atau bambu.
Penempatan di lokasi terkena matahari pagi selama 6–8 jam, penyiraman 1–2 kali sehari, dan pemupukan organik dua minggu sekali memastikan tanaman tumbuh subur dan mulai berbunga dalam 50–70 hari pasca pindah tanam. Berikut panduan langkah demi langkah beserta tips praktisnya.
Persiapan Bibit dan Media Tanam
1. Pilih biji telang yang tenggelam saat direndam 5 menit, pertanda viabilitas tinggi.
2. Lanjutkan perendaman biji dalam air bersih selama 10–12 jam untuk memecah dormansi dan mempercepat perkecambahan.
3. Siapkan media semai berupa campuran sekam bakar, sekam mentah, dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1:1.
4. Gunakan tray semai yang diberi lubang drainase, tanam biji sedalam 1–1,2 cm, lalu tutup ringan dan siram perlahan hingga lembap.
Proses Penyemaian
1. Letakkan tray semai di tempat teduh, terhindar matahari langsung, dan jaga kelembapan dengan menyiram sekali sehari.
2. Dalam waktu 5–7 hari, tunas muda dengan dua daun kotiledon akan muncul, menandai keberhasilan perkecambahan.
3. Setelah daun sejati (3–4 helai) terbentuk, biasanya dalam 2 minggu, bibit siap dipindah tanam.
Transplantasi dan Media Rambat
1. Pilih pot atau polybag berdiameter minimal 20 cm dan tinggi 20 cm, berisi media tanam yang sama seperti semai, lapisi dasar dengan kerikil untuk drainase.
2. Buat lubang tanam sesuai ukuran akar, tempatkan bibit dengan hati‑hati agar akar tidak patah, lalu padatkan media di sekitarnya.
3. Pasang rambatan kayu atau bambu setinggi 30–50 cm di samping bibit untuk menopang batang yang merambat.
Pemilihan Lokasi dan Pencahayaan
Letakkan pot di area yang mendapatkan sinar matahari pagi selama 6–8 jam, hindari terik siang agar tidak menyebabkan daun terbakar. Cahaya pagi merangsang fotosintesis optimal tanpa stres panas.
Perawatan Rutin
- Penyiraman: Lakukan sekali sehari jika tanah masih lembap; tambah sekali di sore hari pada musim kering.
- Pemupukan: Gunakan pupuk organik cair atau padat setiap dua minggu sekali untuk suplai nutrisi seimbang.
- Penyiangan: Cabut gulma di sekitar tanaman agar tidak bersaing nutrisi dan air.
- Periksa hama: Cegah hama dengan semprotan insektisida nabati atau air sabun ringan jika daun mulai berlubang.
Panen dan Pemeliharaan Lanjutan
1. Bunga telang siap dipetik saat benar‑benar mekar penuh, sekitar 50–70 hari setelah pindah tanam.
2. Untuk memperoleh bibit, biarkan sebagian bunga menjadi polong; biji matang dapat dipanen 120–150 hari setelah semai.
3. Lakukan pemangkasan ringan setelah periode berbunga untuk merangsang tunas baru dan menjaga bentuk tanaman
Editor : Ali Sodiqin