Pulau Tabuhan Bakal Dikelola PT Paragon? Ini Penjelasan Wabup Banyuwangi Mujiono

Fredy Rizki Manunggal • Dipublikasikan Minggu, 20 April 2025 | 19:00 WIB
LESTARIKAN LINGKUNGAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama keluarga melepas tukik di Pulau Tabuhan menjelang akhir pekan lalu (3/4).
LESTARIKAN LINGKUNGAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama keluarga melepas tukik di Pulau Tabuhan menjelang akhir pekan lalu (3/4).

RADARBANYUWANGI.ID – Pemkab Banyuwangi terus berusaha meningkatkan kemandirian fiskal daerah.

Salah satunya dengan memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari aset yang selama ini belum digarap dengan optimal. Termasuk dengan melanjutkan rencana investasi di Pulau Tabuhan.

Wakil Bupati (Wabup) Mujiono mengatakan, pemkab berencana kembali meningkatkan potensi Pulau Tabuhan secara signifikan.

Salah satunya dengan kembali melanjutkan rencana investasi yang sempat direncanakan PT Paragon di pulau eksotis tersebut.

Menurut Wabup Mujiono, Pulau Tabuhan adalah aset yang luar biasa bagi Banyuwangi. “Sudah saatnya kita tingkatkan potensinya,” ujarnya.

Kerja sama dengan Paragon, menurut Mujiono, menjadi angin segar untuk mewujudkan Pulau Tabuhan yang lebih optimal dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Konsep pengembangan yang diusung akan memadukan kawasan publik yang dapat dinikmati oleh semua wisatawan dengan kawasan privat yang eksklusif.

Penataan ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan ruang di pulau, dan memberikan pengalaman yang beragam bagi para pengunjung.

Mujiono menambahkan, rencana investasi di Pulau Tabuhan tak lepas dari sorotan DPRD Banyuwangi terhadap potensi aset-aset di Banyuwangi yang belum dimaksimalkan. Sehingga berpengaruh pada tidak optimalnya PAD.

"Pulau Tabuhan dengan sinergi bersama Paragon akan kita optimalkan. Ini adalah bagian dari upaya kami membuka pintu investasi di Banyuwangi," kata mantan sekretaris kabupaten (sekkab) tersebut.

Selain Pulau Tabuhan, ada beberapa aset lain yang rencananya akan dioptimalkan untuk menarik PAD.

Baca Juga: M Alfian Arfarid Striker Persewangi Banyuwangi yang Digadang sebagai Reinkarnasi Marzuki ‘Boros’

Aset-aset dimaksud antara lain adalah dormitory tourism milik pemkab dan terminal pariwisata terpadu.

Untuk dormitory, Mujiono menilai perlu pembenahan standar, penataan, serta perbaikan fasilitas air.

Hal itu untuk memaksimalkan daya tarik dormitory sebagai tempat beristirahat wisatawan yang datang ke Banyuwangi.

Terminal pariwisata terpadu yang berlokasi di eks Pasar Sobo juga akan dioptimalkan agar bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Tidak hanya itu, ada juga rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan potensi geothermal yang bisa menjadi tambahan PAD untuk Banyuwangi.

Bukan itu saja, kerja sama dengan PT INKA serta rencana investasi baru di sektor perhotelan juga digadang-gadang mampu meningkatkan PAD Banyuwangi.

"Kami juga mendorong penyeberangan kapal cepat Banyuwangi-Denpasar untuk bisa segera terwujud. Rencananya bulan ini akan ada kajian detailnya sehingga Juni sudah bisa beroperasi," pungkas Wabup Mujiono. (fre/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
investasi PAD Paragon aset pulau eksotis banyuwangi pulau tabuhan