RADARBANYUWANGI.ID - Harga pedesan di Pasar Rakyat Desa/Kecamatan Sempu, Banyuwangi, setelah bulan suci ramadan, ternyata mengalami penurunan, Jumat (4/4).
Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, harga cabai rawit saat ini berkisar antara Rp 60 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang di pasar tersebut, Juminah, 45, menyebut, stok bahan pangan pasca lebaran ini mulai stabil.
Hal itu membuat harga pedesan untuk sedikit turun setelah sempat menyentuh harga Rp 110 ribu per kilogram sebelum lebaran lalu.
“Stoknyanya mulai ada, saya dapat harga Rp 70 ribu," katanya kepada Jawa Pos Radar Genteng.
Menurut dia, hal itu sudah biasa terjadi karena permintaan warga mulai menurun seiring habisnya masa liburan lebaran.
Sebelumnya, banyak masyarakat berburu kebutuhan dapur guna keperluan memasuki bulan puasa. itu menjadikan harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan menjelang bulan puasa.
"Harga cabai sempat Rp 90 ribu per kilogram dari yang sebelumnya Rp 75 ribu per kilogram, kemudian naik sampai Rp 100 ribu," katanya.
Menurutnya, penurunan harga cabai itu, terjadi sejak kemarin saja. Dari pantauan di lapangan, penurunan harga itu juga tergantung dengan kualitas cabai yang ada.
"Kalau cabai hijau, dari berkisar Rp 38 ribu per kilogram, sampai Rp 44 ribu
Selain itu, kebutuhan dapur lainnya yang naik adalah telur. Dari yang semula Rp 28.000 per kilogram, saat ini harga telur ras naik jadi Rp 30.000 sekilo.
"Biasa kalau mendekati puasa seperti ini. Ini berkaitan dengan kepercayaan, seperti selamatan munggahan ini. Saat stok stabil, harga juga akan turun," cetusnya.
Sementara itu, harga gula saat ini stagnan di Rp 17.500 per kg. Harga tersebut, masih kata dia, sama dengan satu liter Minyakita yakni Rp 17.500.
"Sedangkan untuk harga minyak premium, saat ini di pasar Rp 21.000 per satu liternya. Ini masih aman, masih stabil," ungkap dia saat ditemui di kantornya.
Sedangkan, untuk sembako mulai beras medium hingga premium, gula, dan minyak goreng sudah disediakan di sejumlah kios di dalam pasar.
"Beras premium per kilogram (kg) Rp 14.500. Sedangkan beras Bulog, Rp 11.800 sekilo. Ini mas," ungkapnya.
Ia juga mendata harga daging ayam juga stabil di Rp 34.000 per kilogram. Harga tersebut tergolong tinggi, pasalnya awal Februari lalu, harga ayam sempat menyentuh Rp 32.000.
“Untuk daging sapi cukup tinggi. Sekarang di harga Rp 130.000 per kilogram," paparnya.
Untuk harga komoditi bawang, saat ini masih tergolong stabil. Bawah merang stagnan di harga Rp 28.000 per kilogram, sedangkan bawang putih lebih mahal, yakni Rp 36.000 per kilogramnya.
“Itu tergantung kualitas, kalau yang lebih jelek kualitasnya bisa sedikit lebih murah," ungkapnya.
Pedagang lain, Eka Lestari, 30, mengatakan harga sayuran sementara ini masih cukup stabil. Ibu asal Desa/Kecamatan Sempu itu mengatakan, harga kubis berada di kisaran Rp 6.000 per kilogramnya.
“Untuk harga tomat Rp 7.0000 per kg, sedangkan kentang Rp 16.000 per kilogram,” ungkapnya.
Harga bahan dapur itu, jelas dia, bersifat fluktuatif, mengingat hari pertama puasa masih tersisa sekitar 21 hari lagi.
“Puasa kurang dua hari biasanya sudah naik semua, bisa juga ada yang turun, melihat stok di pasaran,” pungkasnya. (sas)
Editor : Ali Sodiqin