RadarBanyuwangi.id - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga di Jawa Tengah.
Pemantauan dilakukan di Depo Lokomotif Semarang Poncol serta sejumlah SPBU di Demak, Kudus, Batang, dan Kendal pada Rabu (26/3) hingga Kamis (27/3).
Anggota Komite BPH Migas, Iwan Prasetya Adhi, menegaskan bahwa pasokan BBM untuk operasional kereta api maupun kendaraan pemudik dalam kondisi aman dan mencukupi.
"Kami pastikan tidak ada kendala distribusi BBM selama arus mudik ini. Pemudik bisa melakukan perjalanan dengan tenang tanpa kekhawatiran kehabisan bahan bakar," ujar Iwan.
Ia juga mengapresiasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang yang telah menambah jumlah rangkaian kereta selama masa Satgas Lebaran 2025, mulai 17 Maret hingga 12 April, guna mengakomodasi lonjakan penumpang.
Selain depo lokomotif, pemantauan dilakukan di beberapa SPBU strategis di jalur Pantura, termasuk SPBU 44.59504 Demak dan SPBU 44.59315 Kudus. Hasilnya, stok BBM dalam kondisi stabil dengan pelayanan yang tetap optimal.
"Kami juga mengimbau pengelola SPBU di jalur mudik agar selalu menjaga ketahanan stok dan memberikan pelayanan maksimal," tambahnya.
BPH Migas turut mengapresiasi keberadaan Serambi MyPertamina, yang menyediakan tempat istirahat bagi pemudik di SPBU sepanjang jalur tol dan arteri.
"Selain memastikan BBM cukup, kami juga ingin perjalanan mudik lebih nyaman dengan fasilitas pendukung yang memadai," jelas Iwan saat mengunjungi SPBU 41.512.03 Rest Area Km 379A Batang.
Pemerintah menegaskan bahwa ketersediaan energi tetap terjamin sepanjang Ramadan dan Idul Fitri 2025, sehingga masyarakat tak perlu khawatir kehabisan bahan bakar di perjalanan. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi