RadarBanyuwangi.id – Sempat diperkirakan melonjak pada hari ”H” peringatan Maulid Nabi Muhammad, harga telur ayam ras justru mengalami penurunan.
Pada Kamis (12/9) pekan lalu harga eceran telur sempat berada di angka Rp 28 ribu per kilogram (kg).
Namun, pada Senin (16/9) yang bertepatan dengan hari libur peringatan Maulid Nabi, harga telur malah turun menjadi Rp 26.500 per kg.
Bahkan sehari setelah hari ”H” peringatan Maulid, yakni Selasa (17/9) harga telur kembali turun menjadi Rp 26 ribu per kg.
Namun demikian, harga telur ayam ras tersebut relatif mahal. Versi pedagang, harga telur normalnya berada di kisaran Rp 23 ribu per kg.
Kepala toko salah satu agen sembako di sekitar Pasar Banyuwangi, yakni Yudi mengatakan, penurunan harga telur terjadi karena stok yang melimpah.
Para peternak sudah mengantisipasi momen Maulid dengan memberikan pakan bernutrisi. Sehingga, ayam dapat menghasilkan telus secara maksimal.
”Ternyata pas hari H peringatan Maulid Nabi, jumlah barangnya banyak dan yang membeli tidak sebanyak yang diperkirakan. Jadi, pasokan masih cukup dan tidak membuat harga melonjak,” ujar Yudi.
Harga telur yang tidak mengalami lonjakan signifikan juga disebabkan adanya pasokan dari luar daerah.
Yudi mengaku pihaknya juga sengaja mendatangkan telur dari Banyuwangi lantaran harganya lebih murah.
”Harganya bisa terpaut Rp 1 ribu sampai Rp 2 ribu dibandingkan telur produksi lokal Banyuwangi. Jadi, kami ambil dari Kediri. Hal itu juga dilakukan oleh beberapa agen lain,” imbuhnya.
Meskipun tidak mengalami lonjakan signifikan, imbuh Yudi, namun harga telur ayam ras sebesar Rp 26 ribu per kg masih tergolong tinggi. Sebab, biasanya harga telur berada di kisaran Rp 23 ribu per kg.
Yudi memprediksi, beberapa hari ke depan harga telur akan terus turun hingga kembali ke harga normal setelah Rabiulawal berakhir.
Sementara itu, harga komoditas lain cenderung stabil. Harga tomat konstan di angka Rp 4 ribu per kg, bawang merah Rp 22 ribu per kg, dan bawang putih Rp 36 ribu per kg.
Hanya kelompok cabai yang mengalami fluktuasi. Cabai merah besar turun ke harga Rp 14 ribu per kg dari yang sebelumnya Rp 16 ribu per kg.
Sedangkan cabai rawit justru naik ke angka Rp 30 ribu dari sebelumnya sebesar Rp 28 ribu per kg.
Menurut Misnati, salah satu pedagang di Pasar Banyuwangi, biasanya memang tidak terjadi kenaikan harga siginifikan saat peringatan Maulid Nabi.
Apalagi, saat ini tidak ada faktor lain yang menyebabkan kenaikan seperti gangguan hama atau cuaca buruk.
”Ya paling ada yang naik seribu atau 2 ribu, itu pun hanya di beberapa komoditas,” pungkasnya. (cw1/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin