Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jalan Satsuit Tubun Kembali Steril, Pedagang Pasar Banyuwangi di Sekitaran Gedung Djuang 45 Kembali ke Area Relokasi  

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 20 Agustus 2024 | 04:54 WIB

TUTUP TOTAL: Personel Satpol PP berjaga di kawasan Jalan Satsuit Tubun Senin (19/8).
TUTUP TOTAL: Personel Satpol PP berjaga di kawasan Jalan Satsuit Tubun Senin (19/8).
Radarbanyuwangi.id – Sementara itu Jalan Satsuit Tubun yang ”membelah” Pasar Banyuwangi kembali ditutup total oleh Pemkab Banyuwangi. Tidak hanya itu, beberapa pedagang kaki lima (PKL) yang sempat membuka lapak di Jalan Diponegoro juga kembali ke tempat relokasi di kawasan Gedung Wanita Banyuwangi.

Beberapa personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berjaga di kawasan Jalan Satsuit Tubun dan Jalan Diponegoro Senin (19/8).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi I Komang Sudira Atmaja mengatakan, sejak Senin (19/8) Jalan Satsuit Tubun kembali ditutup total.

Komang menuturkan, sejak pembongkaran Pasar Banyuwangi dilakukan, jalan tersebut memang ditutup. Namun, ada beberapa orang yang membuka barrier sehingga banyak kendaraan roda dua yang melintas.

Selain itu, ada pula beberapa PKL yang beberapa waktu lalu kembali berjualan di Jalan Diponegoro, tepatnya di sebelah barat Gedung Juang 45 Banyuwangi.

”Namun, saat ini sudah ditutup kembali, benar-benar ditutup. Sebenarnya kami tidak pernah membuka. Karena ini memang dipersiapkan untuk proses revitalisasi Pasar Banyuwangi,” kata Komang.

Terkait dengan beberapa PKL yang ada di Jalan Diponegoro, Komang mengatakan sehari sebelumnya perwakilan dari pemkab dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dwi Yanto sudah melakukan pendekatan.

Intinya, PKL mau kembali ke tempat relokasi. Namun, mereka meminta para pedagang pakaian yang lapaknya menutupi jalur ke dalam pasar ditata lagi.

Komang mengaku memang banyak pedagang pakaian yang membangun bidak lebih panjang dari seharusnya. Sehingga, menghalangi akses menuju sisi belakang Gedung Wanita.

Padahal, PKL berjualan di sisi belakang Gedung Wanita. ”PKL masuk lagi ke lokasi relokasi, apa yang mereka keluhkan kami dengarkan. Jika memang bisa diatasi, maka segera kami atasi,” pungkasnya. (fre/sgt/c1)

 

Editor : Niklaas Andries
#diponegoro #Gedung DJuang #satpol pp #revitalisasi #45 #dishub #pasar banyuwangi #banyuwangi #pkl