Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Terowongan Northbound MRT Jakarta Tembus! Stasiun Glodok dan Kota Kini Terhubung

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 5 Juli 2024 | 17:01 WIB
Operator mesin bor proyek MRT Jakarta memperhatikan layar dalam kabin.
Operator mesin bor proyek MRT Jakarta memperhatikan layar dalam kabin.

RadarBanyuwangi.id – Pembangunan terowongan northbound yang menghubungkan Stasiun Glodok dan Stasiun Kota kini telah rampung. 

Mesin bor terowongan (tunnel boring machine/TBM) 1 berhasil menembus jalur dari Stasiun Glodok ke Stasiun Kota, menandai pencapaian penting dalam fase 2A proyek MRT Jakarta. 

Dengan wajah sumringah, para pekerja konstruksi merayakan keberhasilan ini di kedalaman hampir 24 meter di bawah tanah, di tengah hiruk-pikuk suara kipas angin yang mengiringi aktivitas mereka.

TBM 1 memulai pengerjaan terowongan dari sisi utara Stasiun Glodok menuju sisi selatan Stasiun Kota, membangun terowongan sepanjang 244,5 meter dalam waktu sekitar 105 hari. 

Mesin bor berdiameter 6,7 meter ini selanjutnya akan melanjutkan pengerjaan terowongan sisi selatan (southbound) yang mengarah dari Stasiun Kota kembali ke Stasiun Glodok.

Stasiun Glodok dan Kota merupakan bagian dari fase 2A proyek MRT Jakarta, yang menghubungkan Bundaran HI dengan Kota. 

Kedua stasiun ini dikerjakan dalam paket kontrak CP203, mencakup jalur sepanjang 1.400 meter dari Stasiun Mangga Besar hingga Kota. 

Terowongan southbound nantinya akan mengarah ke Stasiun Lebak Bulus Grab.

Stasiun Glodok dibangun dengan dua lantai, memiliki panjang 240 meter, lebar 19,8 meter, dan berada di kedalaman hingga 18,45 meter. 

Sementara itu, Stasiun Kota terdiri dari tiga lantai dengan panjang 231,2 meter, lebar 17,3 meter, dan kedalaman 23,75 meter.

Keduanya ditargetkan selesai pada tahun 2029.

Per 25 Juni 2024, progres konstruksi fase 2A telah mencapai 37,55 persen, dengan rincian sebagai berikut:

1. Paket kontrak CP201 (Stasiun Thamrin dan Monas): 78,50 persen

2. Paket kontrak CP202 (Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar): 32,22 persen

3. Paket kontrak CP203 (Stasiun Glodok dan Kota): 57,89 persen

4. Paket kontrak CP205 (sistem perkeretaapian dan rel): 4,52 persen

5. Paket kontrak CP206 (kereta): evaluasi dokumen tender

6. Paket kontrak CP207 (sistem pembayaran): call for tender

PT MRT Jakarta (Perseroda) mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran pembangunan fase 2A ini. 

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu serta petunjuk dari petugas konstruksi di sekitar area pembangunan demi keselamatan bersama. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#mrt jakarta #stasiun #kota #terowongan #glodok