RadarBanyuwangi.id - Rangkaian Sekarkijang Creative Fest (SCF) masih berlanjut pada Sabtu (29/6) di Gesibu Blambangan.
Kegiatan hari keempat diisi dengan Talkshow bertema Strategi Menggunakan Media Sosial untuk Mempromosikan Destinasi Wisata.
Menghadirkan narasumber Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Taufik Rohman.
Dalam kesempatan tersebut, Taufik Rahman memaparkan materi terkait kebijakan pemerintah untuk prosi wisata melalui sosial media agar lebih maksimal.
Menurutnya perubahan pola pikir hingga pola tindak sangat perlu di era yang semakin digital.
Menurutnya, tidak hanya tinjau lapang, hingga survey.
Namun, program yang ada kini sudah harus berkembang melalui promosi sosial media untuk menyebarluaskan wawasan destinasi bagi masyarakat baik dalam wilayah maupun luar kota.
"Dalam hal ini melibatkan generasi muda yang lebih ekspert di bidangnya juga penting. Agar promosi destinasi wisata lebih menjangkau banyak kalangan. Biasanya berbagai pengetahuan daerah juga kami share secara online melalui konten yang menarik," ujarnya.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kemiren Edi Saputro juga turut memeriahkan talk show SFC.
Dalam kesempatan tersebut dia memaparkan berbagai kekayaan budaya yang ada di Desa Kemiren.
Hingga sajian kopi yang hingga saat ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang.
Selain Talk Show, dalam kesempatan tersebut kegiatan juga diisi dengan acara sosialisasi perlindungan konsumen, lomba memasak yang diikuti oleh 7 peserta se Sekarkijang.
Competition Cooking menghadirkan juri andal yakni Chef Rendi dan Ayu Febriatna selaku Dosen Gizi dari Klinik Politeknik Negeri Jember.
Konsumsi produk olahan dan dversifikasi pangan lokal menjadi tema dalam lomba ini.
Para peserta yang hadir yang sebelumnya tampil dinilai berdasarkan beberapa kriteria.
Namun, Chef Rendi mengatakan nilai terbanyak didominasi oleh test atau rasa yang balance.
"Utamanya tentu rasa ya, komplit sekali selain menilai testnya peserta juga dihadirkan dosen gizi untuk memenuhi keseimbangan olahan," tuturnya.
Selanjutnya, rangkaian SFC ditutup dengan singing competition yang diikuti oleh 15 peserta yang menghadirkan juri diantaranya, Budi Setiawan, Awan Miswantoro, dan Yemima Novalia.
Dewan juri berhasil menetapkan lima finalis untuk tampil dalam grand event Minggu (30/6).
Puncak acara pada Sabtu malam tersebut ditutup oleh penampilan meriah oleh penyanyi putra daerah Bumi Blambangan Wandra Restusian.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Gunawan menambahkan, event SCF 2024 merupakan kegiatan pengembangan UMKM mitra sekaligus sinergi bersama Pemkab Banyuwangi dengan program Art Week.
Tujuan event dilaksanakan untuk mempromosikan UMKM agar semakin berdaya di era global.
"Kegiatan ini salah satu wujud komitmen Bank Indonesia Jember dalam mendukung pengembangan UMKM di wilayah Sekarkijang," pungkasnya. (tar)
Editor : Lugas Rumpakaadi