Hal itu disampaikan Kepala Balai Prasarana Permukiman (BPPW) Jawa Timur M. Reva Sastrodiningrat usai meninjau Pasar Banyuwangi, Selasa (25/6).
Reva mengatakan, saat ini proses tender masih berjalan. Sudah ada nama calon pemenang lelang beserta cadanganya yang akan menggarap proyek Pasar Banyuwangi.
Sesuai jadwal, revitalisasi akan mulai dikerjakan pada pekan ketiga bulan Juli. "Tinggal menunggu penetapan, calon pemenang tender sudah ada," kata Reva.
Terkait pembangunan pasar, kata Reva, akan dilakukan secara paralel. Sebab, revitalisasi tak hanya berkutat di bangunan Pasar Banyuwangi, tapi juga menyentuh kompleks bersejarah gedung Inggrisan. Proses pengerjaan kedua titik tersebut dilakukan secara bersamaan.
Saat ini, seluruh area pasar yang akan direvitalisasi sudah diratakan dengan alat berat yang ditangani Dinas PU-CKPP Banyuwangi. Bahkan sebagian besar material sisa pembongkaran sudah dibawa ke SKPD terkait.
Seperti paving yang dibawa ke Dinas PU-CKPP dan sisa material besi yang diangkut ke BPKAD karena menjadi aset Diskop-UMP. Proyek revitalisasi akan dikerjakan setelah semua tahapan pembongkaran tuntas.
Targetnya, proses pembangunan bisa tuntas dalam waktu 12 bulan, tepatnya tahun 2025 nanti. Terkait teknis, nanti tergantung bagaimana pemenang tender menjalankanya. Apakah menunggu per segmen atau dikerjakan bersamaan.
"Penentuan pemenang tender menjadi keewenangan Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK). Sampai saat ini masih berproses," tandasnya. (fre/aif)
Editor : Niklaas Andries