Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kemenhub RI Beri Sinyal Bangun Dermaga Kapal Penumpang di Tanjung Wangi: Ini Tujuan dan Manfaatnya

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 13 Mei 2024 | 19:18 WIB

PROYEK PELABUHAN: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau lokasi calon proyek dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi Kamis (9/5).
PROYEK PELABUHAN: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau lokasi calon proyek dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi Kamis (9/5).
Radarbanyuwangi.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI berencana membangun dermaga tambahan di Pelabuhan Tanjung Wangi. Dermaga tambahan tersebut akan dimanfaatkan untuk kapal penumpang.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung lokasi calon proyek pembangunan dermaga di sisi paling utara Pelabuhan Tanjung Wangi Kamis (9/5).

Lokasi itu sebelumnya pernah dijadikan lokasi uji coba sea acceptance test (SAT) untuk KRI Alugoro oleh PT PAL.

Namun, sekitar tahun 2021, lokasi tersebut dianggap tidak sesuai untuk dermaga kapal selam sehingga fungsinya dikembalikan kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjang Wangi.

Lokasi itu sempat digunakan sebagai tempat bongkar muat kapal ikan dan tempat sandar kapal patroli KPLP milik KSOP.

Menhub Budi Karya didampingi sejumlah pejabat dari KSOP melakukan peninjauan di lokasi tersebut.

Termasuk melihat kondisi pelabuhan yang akan dikembangkan menjadi dermaga untuk kapal penumpang.

”Rencananya akan kita bangun satu pelabuhan potensial. Untuk pelabuhan regional Jawa–Lombok,” ujarnya usai melakukan tinjauan.

Menurut Budi, fungsi dermaga tersebut untuk mengurangi beban lalu lintas di Selat Bali yang selama ini harus terbagi dengan kapal-kapal atau armada yang hendak menuju Lombok dan Sumbawa.

Rencananya pembangunan dermaga akan dikelola bersama dengan pihak swasta. Sehingga, pembangunannya bisa berjalan dengan maksimal.

SELAT BALI: Jalur penyeberangan Gilimanuk-Ketapang mendapat perhatian serius saat arus mudik lebaran 2025
SELAT BALI: Jalur penyeberangan Gilimanuk-Ketapang mendapat perhatian serius saat arus mudik lebaran 2025

”Kita tidak ingin pergerakan kapal yang berangkat dari Jawa yang mau ke Lombok dan Sumbawa membebani lalu lintas di Bali,” papar Budi.

Dermaga tersebut ditargetkan bisa disandari kapal penumpang dan bisa menampung sampai 100-an armada truk. Sama besarnya dengan dermaga yang ada di Ketapang.

Budi menargetkan pelabuhan bisa difungsikan tahun depan. Dengan estimasi tiga bulan untuk pengurusan administrasi dan tujuh bulan untuk pembangunan.

”Kita ingin swasta juga untung, jadi mendapat kemanfaatan dari pembangunan dermaga. Ini juga untuk mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” tandasnya. (fre/sgt/c1)

 

Editor : Niklaas Andries
#sumbawa #ksop #kapal penumpang #jawa #lombok #Kemenhub RI #bali #APBN #Proyek #dermaga #armada truk sampah #Pihak Swasta #pelabuhan tanjung wangi