Radarbanyuwangi.id – Bisnis toko kelontong yang biasa dikenal dengan Warung Madura tengah ngetrend saat ini. Sebagai salah satu usaha menengah kecil dan menengah (UMKM), eksistensinya mampu menggoyahkan ‘iman’ konsumen untuk berpaling ke warung yang lebih merakyat ini.
Tanggapan positif masyarakat atas kehadiran Warung Madura membuatnya tumbuh subur. Hampir setiap sudut tempat baik desa maupun perkotaan, warung yang dikenal dengan slogan, Buka 24 Jam, Hari Kiamat Buka Setengah Hari’ ini pun tumbuh dengan suburnya.
Selain tanggapan positif, tumbuh kembangnya Warung Madura menandakan bahwa bisnis ini memang sangat menjanjikan.Yang menjadi pertanyaan kemudian, bagaimana cara memulai bisnis dengan label Warung Madura ini.
Sebelum memulai bisnis Warung Madura, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh calon pemiliknya. Diantaranya yang perlu diamati dan diperhatikan :
1. Mencari dan menentukan lokasi warung
Ini penting karena menentukan segmentasi calon konsumennya nanti. Untuk menghemat biaya modal, ada baiknya lokasi yang akan dipakai untuk warung merupakan milik sendiri. Bisa menggunakan rumah, gudang, hingga lahan kosong milik sendiri.
Luas kecilnya bangunan yang akan digunakan nantinya bisa menjadi gambaran bagiamana nanti konsep dan penataan warung yang akan dibuat..
2. Menentukan perlengkapan pendukung dan produk yang akan dijual
Calon pemilik warung penting untuk membuat rincian modal usaha.Ada tiga komponen yang menjadi perhatian yakni biaya perlengkapan, peralatan, dan biaya produk warung.
Biaya yang diperhitungkan dalam perlengkapan dan peralatan seperti pengadaan rak atau etalase semisal untuk menaruh sembako, timbangan, meja, kursi, dan lain-lain.
3. Mencari suplier tangan pertama
Yang tidak kalah penting adalah mencari suplier sebagai pemasok kebutuhan warung. Agar lebih hemat dan bisa bersaing, usahakan mendapatkan suplier dari tangan pertama.
Ini penting untuk memangkas biaya beli bahan baku dan produk. Tidak kalah penting negosiasikan juga terkait sistem dan periode pembayarannya.
4. Analisa kompetitor atau pesaing
Pemain dalam bisnis Warung Madura tak sedikit jumlahnya. Lakukan analisa pesaing dan di pasaran. Salah satunya terkait jenis barang yang dijual di warung nantinya. Tidak kalah penting juga faktor yang menentukan produk tersebut diminati adalah harga.
Umumnya, selisih harga akan mempengaruhi pilihan konsumen. Dan tidak ada salahnya melakukan promo untuk menarik konsumen ke warung.
5. Susun pembukuan yang akuntabel
Pencatatan transaksi dan stok keluar masuk barang menjadi penting. Meski bukan seperti toko modern, pencatatan yang rutin dan rapi untuk setiap pengeluaran dan pemasukan warung adalah hal yang patut diperhatikan.
Jika tak diperhatikan bisa berimbas pada pengalokasian pos-pos pembayaran lainnya seperti pembayaran tagihan kepada suplier. Penting juga diperhatikan kerapian pencatatan untuk menghindari modal usaha atau operasional digunakan untuk keperluan pribadi. (*)
Editor : Niklaas Andries