Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Stok Daging Selama Ramadan dan Idul Fitri 1445 H di Banyuwangi Surplus, Tapi Harga Diprediksi Bakal Naik Akibat Lonjakan Permintaan

Ayu Lestari • Senin, 11 Maret 2024 | 15:15 WIB

SIDAK: Petugas Dispertan mengecek kualitas daging sapi di Pasar Blambangan menjelang Idul Fitri 1445 H.
SIDAK: Petugas Dispertan mengecek kualitas daging sapi di Pasar Blambangan menjelang Idul Fitri 1445 H.
Radarbanyuwangi.idMenyongsong Ramadan, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) memastikan stok daging sapi dan ayam ras aman.

Selain cukup untuk memenuhi kebutuhan sepanjang bulan puasa, stok dua komoditas tersebut diproyeksi aman hingga Lebaran mendatang.

Meski ketersediaan barang cukup bahkan surplus, namun lonjakan harga daging sapi dan daging ayam ras diperkirakan tetap terjadi.

Selain akibat meningkatnya permintaan, lonjakan harga daging pada momen Lebaran sudah menjadi tren tahunan.

Kepala Bidang (Kabid) Budi Daya dan Usaha Peternakan Dispertan Banyuwangi Abdurrazak mengatakan, stok aneka bahan pangan relatif aman alias mencukupi kebutuhan.

Termasuk sayur, kebutuhan bumbu dapur, hingga daging ayam maupun sapi.

Razak menuturkan, produksi daging sapi per bulan mencapai 199,24 ton, sedangkan kebutuhan per bulan sebanyak 190,79 ton. Artinya, ada surplus sebanyak 8,45 ton.

”Sedangkan produksi daging ayam ras di Banyuwangi mencapai 674,07 ton dengan kebutuhan per bulan mencapai 660,30 ton, surplus 13,77 ton,” ujarnya.

Razak memastikan, kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan bisa terpenuhi.

Terlebih, neraca bulanan tingkat produksi dan kebutuhan bahan pangan termasuk daging relatif stabil.

Menurut Razak, produksi daging sapi dan ayam ras surplus, meski diperkirakan tetap ada lonjakan harga pada dua komoditas tersebut.

”Lonjakan harga kemungkinan tetap ada karena memang tradisinya. Bukan berarti stoknya menipis, tapi karena memang musimnya begitu. Biasanya harga daging sapi atau ayam akan naik paling lama selama dua minggu,” tururnya.

Razak mengungkapkan, pascapandemi Covid-19, kebutuhan daging masyarakat sudah kembali normal, bahkan mengalami tren kenaikan.

Terlebih saat ada kegiatan berskala besar atau hari raya, kebutuhan daging di Banyuwangi ikut naik. (tar/sgt/c1)

Editor : Niklaas Andries
#Bumbu Dapur #Ton #Komoditas #lebaran #bulan puasa #Permintaan #lonjakan harga #dinas pertanian dan pangan #daging sapi #daging ayam #dispertan #surplus #banyuwangi #kebutuhan bahan pangan #stok #ayam ras