Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Talas, Semua Bagian Bisa Diolah dan Dimakan

Niklaas Andries • Minggu, 3 Maret 2024 | 17:30 WIB

MBOTE: Benny Pambudi membeli ubi talas di Pasar Banyuwangi kemarin.
MBOTE: Benny Pambudi membeli ubi talas di Pasar Banyuwangi kemarin.
Radarbanyuwangi.id - Ternyata ada sumber karbohidrat potensial yang lebih murah daripada nasi, dan tentu saja menyehatkan.

Namanya umbi talas atau warga Banyuwangi menyebutnya mbote.

Ubi talas juga biasa disebut dengan singkong raksasa. Beberapa daerah pun punya penyebutan berbeda, misalnya keladi atau kimpul.

Talas bisa menjadi alternatif sumber kalori yang murah dan mudah didapat. Dalam talas juga terkandung nutrisi yang tidak sedikit.

Kandungan karbohidrat di dalam talas berupa pati yang kandungannya mencapai 77.9 persen.

Sedangkan kandungan amilopektin yang tinggi di dalam talas menjadikan rasa dan tekstur talas menjadi lengket dan pulen seperti ketan.

Pati di dalam talas memiliki sifat yang mudah dicerna. Tentu saja, ini cocok dijadikan makanan lansia atau menu diet pasca sakit.

Kandungan nutrisi lainnya adalah protein. Dibandingkan dengan singkong dan ubi jalar, kandungan protein talas setingkat lebih tinggi.

Setiap 100 gram talas mengandung 1,9 gram protein. Sedangkan 100 gram singkong mengandung 1,2 gram protein. Karena itu, perlu membuat variasi ubi talas dengan bahan lain seperti kacang-kacangan, untuk meningkatkan sumber protein.

Selain itu, talas juga kaya akan vitamin dan mineral esensial. Seperti vitamin C, kalsium, fosfor dan zat besi. Meskipun bukan zat gizi, kandungan serat di dalam talas juga cukup tinggi.

Kehadiran serat sangat baik untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Sementara itu, di pasaran banyak dijual beragam jenis talas seperti talas Bogor, talas pandan, talas mentega, serta talas ketan.

Masing-masing jenis talas ini memiliki bentuk dan cita rasa berbeda. Inilah keunikan talas.

Yang menarik, hampir seluruh bagian tanaman talas bisa dimakan. Daun talas bisa dimasak menjadi pembungkus masakan buntil.

Sedangkan batang talas bisa diolah menjadi sayur. Umbinya bisa dimasak sebagai pengganti nasi, perkedel talas, keripik talas, hingga talas goreng.

Selain diolah dalam keadaan segar, umbi talas juga bisa diolah menjadi tepung.

Caranya dengan mengeringkan umbi talas dan dihaluskan hingga berbentuk tepung. (nic/bay)

Editor : Niklaas Andries
#buntil #lansia #sumber karbohidrat #sumber protein #nasi #perkedel #Sayur #mineral #talas #Protein #umbi #singkong #ubi #tepung #menyehatkan #vitamin #nutrisi #pasca #pati #serat #kacang-kacangan #Pasaran #cita rasa