Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Satgas Pangan Sidak Pasar Blambangan, Belum Ada Temuan Penimbunan Beras

Bagus Rio Rohman • Sabtu, 2 Maret 2024 | 16:01 WIB

BLUSUKAN KE PASAR: Kanit Tindak Pidana Khusus Polresta Banyuwangi Iptu Didik Haryono didampingi Kabid Perdagangan Diskop-UMP Agustinus mengecek harga minyak goreng di Pasar Blambangan Jumat (1/3).
BLUSUKAN KE PASAR: Kanit Tindak Pidana Khusus Polresta Banyuwangi Iptu Didik Haryono didampingi Kabid Perdagangan Diskop-UMP Agustinus mengecek harga minyak goreng di Pasar Blambangan Jumat (1/3).
Radarbanyuwangi.id – Menjelang puasa Ramadan, Satgas Pangan Banyuwangi gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional.

Jumat (1/3) satgas pangan blusukan ke Pasar Blambangan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan serta harga bahan-bahan kebutuhan pokok lainnya.

Sidak dipimpin Kanit Tindak Pidana Khusus Satreskrim Polresta Banyuwangi Iptu Didik Hariyono.

Dia didampingi Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Agustinus mengecek langsung ke lapak pedagang bahan pokok di pasar.

 ”Kami melakukan kegiatan ini secara rutin agar ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat tetap ada dengan harga yang bisa dijangkau,” ujar Didik.

Satgas Pangan Polresta Banyuwangi selalu mendukung dan mengawal semua kebijakan dan langkah yang diambil pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Tidak hanya di pasar, satgas pangan juga melakukan pengecekan di toko-toko grosir atau pun distributor bahan pokok.

”Kami juga memastikan penyaluran beras dari pasar murah tepat sasaran, bukan kepada tengkulak atau penjual.  Kami berharap tidak ada penimbunan atau monopoli dari pihak tertentu,” terang Didik.

Selama sidak, kata Didik, sejauh ini belum ada temuan terkait penyalahgunaan beras atau bahan pokok lainnya.

Meski demikian pihaknya akan terus aktif melakukan pengawasan di lapangan.

”Belum ada temuan penimbunan atau tindak pidana lainnya, semua masih aman,” tegasnya.

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Agustinus menyatakan, terkait kenaikan harga bahan pokok, Pemkab Banyuwangi sudah menjadwalkan operasi pasar murah mulai tanggal 4 Maret sampai akhir Maret 2024.

”Kami sudah menjalin kerja sama dengan Bulog dan mitra kerja. Sudah ada jadwal operasi pasar sesuai titik-titiknya, di luar yang insidentil,” tegasnya.

Operasi pasar yang bersifat insidentil, lanjut Agus, bisa dilakukan di beberapa titik.

Bahkan, bisa menjangkau tiga titik di hari yang sama. Seperti pada 6 Maret mendatang, akan dilaksanakan operasi pasar murah dari Badan Pangan Nasional di Kecamatan Giri.

”Terkait dengan naik turunnya harga pangan, sangat dipengaruhi supply dan demand,” jelasnya.

Agus mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Berdasarkan informasi dari Bulog, stok beras Banyuwangi cukup untuk lima bulan ke depan.

Harga beras dan bahan pokok lainnya pasti mengalami kenaikan menjelang hari besar keagaaman.

Kenaikan menjelang hari besar agama, lanjut Agus, sudah jadi semacam tradisi.

Untuk harga sembako nonberas kenaikannya masih wajar.

”Tim kami sudah ada yang memantau di 14 pasar, rata-rata harganya stabil, kecuali beberapa komoditas seperti beras karena memang musim tanamnya mundur,” pungkasnya. (rio/aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#toko #sidak #Komoditas #pemerintah #bahan pokok #pidana #tim #wajar #stabilitas harga #beras #grosir #satgas pangan #agama #pasar tradisional #pasar #puasa ramadan #banyuwangi #stabil #distributor