Radarbanyuwangi.id - Gula batu konon dikenal di abad kesembilan oleh peradaban Persia. Gula jenis ini dibuat dengan melarutkan gula dalam air.
Gula dan air itu dipanaskan hingga menjadi jenuh dan mengkristal. Seiring suhu yang turun, kemudian gula yang mengkristal ini disebut gula batu.
Gula batu lazim ditambahkan ke dalam minuman seperti teh atau kopi bahkan lainnya.
Budaya teh di Frisia Timur menggunakan satu bongkah kecil gula batu yang diletakkan di dasar cangkir sebelum teh dituang ke cangkir.
Gula batu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh gula pasir. Gula batu lebih mudah diubah menjadi energi oleh pankreas.
Pada gula pasir, pankreas hanya mampu mengubah sekitar setengah sendok gula pasir menjadi energi dalam 140 menit.
Sedangkan untuk gula batu, pankreas mampu mengubah sekitar enam sendok makan untuk menjadi energi dalam 140 menit.
Ini kemudian yang mendasari banyak pendapat bila gula batu lebih sehat jika dibandingkan dengan gula pasir.
Manfaat gula di antaranya sebagai sumber energi yang bisa diperoleh dengan cepat.
Gula batu bisa mengatasi batuk, mencegah mual, hingga membantu menghentikan perdarahan. Syaratnya gula ini harus dikonsumsi dengan takaran yang tepat.
Dalam sudut pandang medis, gula batu direkomendasikan untuk dikonsumsi kurang dari enam sendok teh gula per hari untuk wanita dan sembilan sendok teh per hari untuk pria.
Sebab bila dikonsumsi berlebih ada bahayanya.
Masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, obesitas, hingga kesehatan mulut dan gigi yang buruk bisa menjadi ancaman.
Selain sebagai sumber energi, gula batu memiliki sejumlah manfaat. Di antaranya membantu menyegarkan napas.
Ternyata kesegaran napas bisa diperoleh dengan mengonsumsi minuman yang diseduh dengan gula batu.
Manfaat gula batu yang benar dan jarang diketahui ini berasal dari gula batu yang bisa mengeluarkan aroma dan rasa yang bisa memberi kesegaran di mulut.
Berikutnya adalah membantu meningkatkan kadar HB. Manfaat gula batu yakni mampu membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.
Seseorang yang memiliki kadar hemoglobin rendah memiliki masalah seperti kulit pucat, kelelahan dan anemia.
Solusinya, bisa dengan mengonsumsi gula batu. Manfaat gula batu lainnya membantu meningkatkan energi.
Gula batu pun bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Ini mengapa manfaat gula batu yang benar adalah ampuh meningkatkan energi saat dikonsumsi setelah makan.
Dan juga harus diketahui, gula batu sebagai sumber energi yang cepat diperoleh. Gula batu memang ahlinya meningkatkan energi karena ini termasuk sumber energi yang cepat didapatkan.
Gula batu adalah karbohidrat sederhana yang bisa dimetabolisme dengan sangat cepat di dalam tubuh. Gula batu akan dengan cepat dipecah menjadi glukosa setelah dikonsumsi, sehingga lonjakan energi meningkat dan kadar gula darah menurun.
Ini mengapa gula batu disebut pula sebagai sumber energi cepat untuk sel, jaringan, dan organ tubuh manusia.
Tingkat kemanisan gula batu juga ringan. Hal inilah yang jadi daya tarik gula jenis ini. Gula batu cocok bagi mereka yang tidak suka mengonsumsi minuman yang terlalu manis.
Untuk mereka yang ingin asupan kalori sedikit dan tidak terlalu banyak asupan gula maka gula batu lebih cocok untuk pilihan.
Bagi kesehatan, gula batu juga bisa menjadi solusi saat batuk. Gula batu bisa dijadikan solusi untuk meringankan masalah batuk. Gula batu bisa berperan sebagai terapeutik.
Gula batu akan meredakan batuk, mencegah flu, hingga menguatkan sistem kekebalan tubuh. Gula batu mampu menjaga tingkat keasaman dengan mengurangi mual. (nic/bay)
Editor : Niklaas Andries