Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lima Hari, Penjualan Tiket Capai Rp 10 Miliar, GM ASDP Ketapang: Kami Fokus Pelayanan, Bukan Penjualan Tiket

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 28 Desember 2023 | 18:19 WIB
Photo
Photo

KALIPURO, RadarBanyuwangi.id – Arus kendaraan yang menyeberang ke Pulau Bali selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih terus berjalan hingga Rabu  (27/12).

Meski tergolong landai, namun pergerakan masif wisatawan masih terus terjadi.

Dari data produksi PT ASDP Ketapang, Banyuwangi, ada 3.194 kendaraan roda empat pribadi yang menyeberang ke Bali.

Disusul dengan 333 bus ukuran sedang maupun besar. Sedangkan untuk penumpang pejalan kaki maupun kendaraan mencapai 30.411 orang.

Dari data yang diolah Jawa Pos Radar Banyuwangi, tiket yang terjual selama satu hari, Rabu (27/12) mencapai Rp 1,7 miliar.

Jumlah itu paling rendah selama posko libur Nataru dibuka sejak 22 Desember.

FOKUS PENGAMANAN: Saat nataru Polda Jatim menaruh atensi besar pada Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
FOKUS PENGAMANAN: Saat nataru Polda Jatim menaruh atensi besar pada Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Sedangkan akumulasi penjualan tiket hingga 26 Desember, tercatat mencapai Rp 10,2 miliar.

Kontribusi tertinggi tercatat pada penjualan tiket kendaraan roda empat pribadi. Rata-rata, penjualan harian di atas Rp 700 juta per hari. 

General Manager PT ASDP Ketapang Syamsudin mengatakan, pihaknya tidak memfokuskan penjualan tiket pada musim libur Natal dan Tahun Baru ini.

Menurutnya, yang menjadi prioritas ASDP ialah pelayanan untuk kelancaran penyeberangan.

Karena itu, imbuh Syamsudin, pihaknya berupaya meningkatkan sejumlah pelayanan.

Di antaranya peningkatan kapasitas dan fasilitas kantong parkir, serta pengoptimalan pos-pos penjagaan di sekitar wilayah pelabuhan.

Mantan GM ASDP Kupang itu menjelaskan, fasilitas-fasilitas itulah yang dimaksimalkan ASDP demi mendukung kelancaran penyeberangan.

”Kami tidak menargetkan pendapatan dari tiket. Kenaikan kemarin juga hanya pada tiket, tidak berimbas pada biaya sandar. Lagi pula kapal kami (ASDP) hanya satu Prathita IV yang beroperasi dan Jatra II untuk perbantuan. Sisanya milik perusahaan kapal,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#Ketapang #tiket #pelayanan #pelabuhan #asdp #libur #bali #Nataru