Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pertamina Banyuwangi Beber Alasan Soal Beli Elpiji 3 Kilogram Wajib Tunjukkan KTP

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 21 Desember 2023 | 22:00 WIB
MASIH DIDATA: Per tanggal 1 Januari nanti pembeli elpiji bersubsidi harus sudah terdaftar dalam database Pertamina.
MASIH DIDATA: Per tanggal 1 Januari nanti pembeli elpiji bersubsidi harus sudah terdaftar dalam database Pertamina.

RadarBanyuwangi.id Warga Banyuwangi tampaknya sudah cukup siap dengan pembatasan penjualan elpiji bersubsidi 3 kilogram per tanggal 1 Januari tahun depan.

Hingga akhir November 2023 kemarin, lebih dari 80 persen konsumen elpiji bersubsidi di Banyuwangi sudah terdata oleh Pertamina.

Pendataan masih terus dilakukan Pertamina. Bahkan, Pertamina menargetkan untuk bisa menuntaskan 100 persen data konsumen pada akhir tahun ini.

Sales Branch Manager Pertamina Banyuwangi Denny Nugrahanto mengatakan, sejak bulan Oktober, masyarakat Banyuwangi sudah mulai terbiasa melakukan transaksi pembelian elpiji bersubsidi dengan menunjukkan KTP.

Sekitar 80 persen konsumen atau lebih dari 50 ribu orang sudah terdata di pangkalan-pangkalan. Sehingga mereka yang akan membeli elpiji subsidi tinggal menunjukkan KTP saja.

"Jumlah elpiji yang kita kirim per hari rata-rata ada 60 ribu tabung. Sekarang sudah ada 80 persen lebih yang sudah terdata atau sekitar 50 ribuan orang,"kata Denny.

Terkait penerapan aturan pembelian elpiji bersubsidi tahun depan, masih belum menerima aturan yang pasti.

Apakah nanti hanya mereka yang terdaftar yang bisa membeli elpiji atau semua masyarakat asalkan membawa KTP.

Namun, jika melihat kondisi di lapangan, aturan pembelian elpiji tidak akan diterapkan secara kaku.

Masyarakat masih bisa membeli elpiji bersubsidi meskipun belum terdaftar. Asalkan membawa identitas atau KTP untuk di-input ke dalam data konsumen elpiji bersubsidi.

"Kita sebenarnya mengikuti kebijakan dari Migas, sampai hari ini belum ada rincian aturanya. Tapi saya rasa masih akan tetap seperti biasa. Pembeli menunjukkan KTP untuk mendapat gas bersubsidi,’’ ujarnya.

Baca Juga: Selang Gas Elpiji Warga Kebalenan Banyuwangi Bocor, Petugas Damkarmat Kecele Karena Api Sudah Padam

Sementara itu, salah satu pemilik pangkalan elpiji di Kalipuro Masitah mengatakan, untuk penerapan pembelian gas elpiji melon, dia menggunakan data yang sudah di-input sebelumnya.

Pembeli tidak usah lagi membawa KTP untuk mendapatkan elpiji 3 kilogram. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pembelian.

Sebba, banyak pelanggan yang mengeluh jika setiap kali membeli harus membawa KTP. Bahkan mereka memilih untuk mencari gas di tempat pengecer yang tidak perlu menunjukan KTP.

"Daripada pelanggan lari, ya sudah kita tidak minta lagi, tapi data mereka sudah ada. Kita punya data sama foto kopi KTP. Lagi pula orangnya juga itu-itu saja, kecuali ada yang dari luar wilayah sini," tukasnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#1 januari #elpiji #2024 #pertamina #pangkalan #3 kg #banyuwangi #gas #subsidi #ktp #tabung