SURABAYA – Daihatsu membidik pencapaian besar dalam penjualan mobil hingga akhir tahun ini dengan mempertahankan pangsa pasar di atas 19 persen.
Terutama dengan menangkap peluang di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2023 yang digelar di Grand City Convex, 20–24 September.
”Setidaknya kami ingin mengulangi sukses seperti yang terjadi di GIIAS 2023 di Jakarta, terutama menangkap momentum tumbuhnya ekonomi dan daya beli masyarakat,” ujar Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Tri Mulyono kepada wartawan di sela-sela GIIAS Surabaya 2023, Rabu (20/9).
Saat GIIAS 2023 di Jakarta, Daihatsu mencetak penjualan 1.203 unit atau sekitar Rp 205 miliar. Angka penjualan itu naik signifikan dari GIIAS 2022 yang sebanyak 1.030 unit.
Menurut Tri Mulyono, penjualan Daihatsu secara nasional terus meningkat. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Daihatsu hingga Agustus 2023 (year to date) mencapai 134.223 unit atau naik 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Market share Daihatsu juga melonjak dari 19,4 persen menjadi 20,2 persen.
Dikatakan, dengan berbagai aktivitas promosi dan peningkatan layanan purna jual, pihaknya optimistis bisa meraih pangsa pasar penjualan ritel lebih tinggi dari tahun lalu yang sebesar 18,6 persen.
Hal senada dikatakan Kepala Wilayah Jawa Timur Daihatsu Sales Operation David Gunawan. Khusus di GIIAS Surabaya 2023, dia menargetkan bisa meraih penjualan 300 unit dengan produk-produk yang menjadi tulang punggung seperti Xenia, Terios, Sigra, Ayla, Granmax, dan Rocky.
Diakui, sama seperti penjualan nasional, di Jawa Timur, segmen mobil MPV (multipurpose vehicle) masih menjadi produk yang paling diminati.
Citra Xenia sebagai mobil yang andal dan hemat BBM masih kuat di masyarakat, termasuk di Jatim. Makanya, David optimistis Xenia bisa meraih pangsa pasar 10–15 persen di Jatim.
”Persaingan di segmen Xenia ini sangat ketat. Terutama dengan hadirnya produk baru dari beberapa kompetitor di segmen MPV. Tetapi kami tetap optimistis dengan adanya paket penjualan yang atraktif dengan memberikan kemudahan bagi customer dalam memiliki Xenia sebagai salah satu mobil idaman,” papar David.
Xenia tetap menjadi pilihan karena sudah bertahun-tahun teruji andal, hemat BBM, harganya kompetitif, dan didukung jaringan layanan servis Daihatsu yang luas di seluruh Indonesia.
”Hal-hal itulah yang menjadi pertimbangan klien kami memilih Daihatsu Xenia,” ujar Regional Manager PT Pesonna Optima Jasa Yuardi Hendrastiawan.
Dijelaskan, perusahaannya adalah anak perusahaan Pegadaian yang bergerak di bidang rental mobil. Saat ini, 30 persen dari total armada sekitar 500 unit adalah merek Daihatsu.
Dari jumlah itu, sekitar 65 unit adalah Daihatsu Xenia yang disewakan ke sejumlah perusahaan BUMN, perbankan, perkebunan, dan lainnya.
”Customer kami tidak mau dipusingkan dengan rusaknya kendaraan. Makanya, merek-merek baru yang bukan fast moving, tidak menjadi pilihan,” tutur Yuardi.
Yuardi menambahkan, dari sisi perusahaannya, mereka memilih Daihatsu karena biaya perawatannya lebih kompetitif ketimbang merek lain.
Apalagi, sebagai pemilik armada, seluruh biaya perawatan ditanggung sendiri, bukan dibebankan ke konsumen. Pertimbangan lainnya, harga jual kembali produk Daihatsu, seperti Xenia masih tinggi.
Keunggulan produk-produk Daihatsu, terutama Xenia juga diakui Muhammad Jarwanto, pemilik perusahaan rental mobil CV Tocang. Saat ini dia memiliki 5 unit mobil Xenia yang disewakan ke beberapa perusahaan dan sewa harian kepada perseorangan.
Menurut Jarwanto, kliennya memilih Xenia karena terkenal irit BBM. Sedangkan bagi perusahaannya, Xenia dipilih karena harganya tidak terlalu mahal, jaringan bengkelnya yang luas, dan suku cadangnya terjangkau.
”Harga jual kembali juga tinggi, soalnya mobil kami terus diremajakan saat sudah berusia maksimal lima tahun,” tambah Jarwanto.
Sementara itu, Tri Mulyono menambahkan, pihaknya terus mengupayakan layanan purna jual seperti servis dan ketersediaan suku cadang yang maksimal kepada konsumen. Menurut dia, hal tersebut sangat penting, sehingga konsumen memiliki kepuasan yang tinggi. (*/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin