Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sinergi dengan Pemprov Jatim Sosialisasi, PLN Kebut Proyek Strategis Nasional Java Bali Connection

Sigit Hariyadi • Jumat, 25 Agustus 2023 | 14:30 WIB

 

PROYEK STRATEGIS NASIONAL: Pihak PLN dan stakeholder terkait menggelar sosialisasi kepada warga di Kecamatan Kalipuro.
PROYEK STRATEGIS NASIONAL: Pihak PLN dan stakeholder terkait menggelar sosialisasi kepada warga di Kecamatan Kalipuro.

RadarBanyuwangi.id – PT PLN (Persero) sedang mempersiapkan pembangunan jaringan listrik bertegangan ekstra tinggi 500 kilovolt (kV) yang disebut Java Bali Connection (JBC) 500 kV. Infrastruktur kelistrikan ini akan membentang dari Pulau Jawa hingga Bali.

Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditarget beroperasi pada 2025 ini diestimasi memiliki nilai investasi sebesar Rp 8,5 triliun. 

Java Bali Connection (JBC) 500 kV merupakan langkah mitigasi terhadap peningkatan kebutuhan konsumsi listrik di wilayah Jatim serta Pulau Bali akibat pertumbuhan ekonomi positif dengan pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian industrial, serta peningkatan pelayanan kelistrikan.

Kehadiran JBC 500 kV ini kelak akan meningkatkan keandalan listrik bagi masyarakat serta industri setempat. JBC 500 kV Terdiri dari 11 infrastruktur, di mana rangkaian transmisi antarpulau ini akan membentang mulai Jatim hingga Pulau Bali. 

Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Kalipuro merupakan salah satu infrastruktur yang akan dibangun. GITET tersebut berlokasi di Kebun Kaliselogiri, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

GITET 500 kV Kalipuro ini pun telah mendapatkan Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup di tahun ini dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI.

Juga telah mendapat rekomendasi kajian kelayakan operasi dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III pada tahun 2021 lalu, serta rekomendasi kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang yang dikeluarkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang di tahun 2022.

Keseriusan PLN dalam pembangunan ini juga tecermin melalui upaya PLN bersinergi dengan stakeholder dalam setiap tahapan untuk menghasilkan sinergisitas yang tinggi.

Salah satunya dengan menggandeng Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam sosialisasi ke masyarakat terkait Pembangunan Proyek Strategis Nasional GITET 500 kV yang merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui dalam rangka penerbitan penetapan lokasi dari Pemprov Jatim.

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Sub Koordinator Administrasi Pemerintahan dan Fasilitasi Penataan Wilayah Pemprov Jatim Ratna Pratiwi SSTP MIP, Camat Kalipuro Astorik, Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP JBTB Gina Widiasari, Lurah Kalipuro Bonari, Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan dan Pengembangan Tanah Kantor Pertanahan Banyuwangi Dwi Joko S. Selain itu, hadir pula Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Pemkab Banyuwangi Nurhadi, Perwakilan Dinas ESDM Provinsi Jatin Berlian, Perwakilan Dinas Cipta Karya Jatim Priyo Nur Cahyo, perwakilan dari PTPN XII Reno, serta tim terkait dari perwakilan stakeholder.

Ditemui usai sosialisasi, Sub Koordinator Administrasi Pemerintahan dan Fasilitasi Penataan Wilayah Pemprov Jatim Ratna Pratiwi menerangkan bahwa Pemprov Jatim akan mendukung program pemerintah pusat terkait Proyek Strategis Nasional.

Pihaknya juga memberi arahan kepada PLN agar mengikuti setiap aturan dalam tahapan yang berlangsung.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) Anang Yahmadi menjelaskan, upaya PLN dalam meningkatkan keandalan listrik di Jawa dan Bali terus dilakukan dengan penguatan infrastruktur jaringan listrik yang saat ini sedang dalam pelaksanaan, yakni Java Bali Connection (JBC) 500 kV.

Anang menjelaskan, untuk bisa menyukseskan pembangunan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, PLN menggandeng stakeholder terkait sehingga bisa mempercepat peningkatan keandalan listrik wilayah Jawa–Bali.

Anang menambahkan bahwa dalam setiap tahapan pengerjaan mulai dari perencanaan hingga sekarang di proses pra-konstruksi, semuanya dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

”Pembangunan Java Bali Connection 500 kV merupakan Proyek Strategis Nasional yang penting dilakukan demi andalnya listrik untuk masyarakat luas,” ujarnya.

Karena itu, imbuh Anang, sinergisitas dari semua pihak dibutuhkan dalam rangka menyukseskan agar pelaksanaan pembangunan, mulai pra-konstruksi sampai konstruksi dapat berjalan lancar serta tepat waktu sehingga ke depan dampak positifnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Anang menambahkan, sosialisasi yang digelar PLN penting dilakukan dalam tahapan penerbitan penetapan lokasi yang akan diterbitkan oleh Pemprov Jatim.

”Selain itu, agar masyarakat mengetahui tentang rencana pembangunan GITET 500 kV Kalipuro ini. Sehingga, dapat diketahui bahwa seluruh pembangunan yang akan dilakukan PLN aman serta sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, dalam pembangunan banyak stakeholder yang telah digandeng sehingga dapat bersinergi menyukseskan bersama Proyek Strategis Nasional ini demi kepentingan umum,” pungkasnya. (*/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#listrik #pemprov jatim #Transmisi Antar Pulau #proyek strastegis nasional #Java Bali Connection #pln