Tidak terkecuali di PT Pegadaian Banyuwangi. Harga semua jenis dan merek emas berbagai ukuran—seperti Antam, Antam Retro, UBS, Galeri24, Lotus Archi, dan Antam Batik— di perusahaan pelat merah tersebut turun sejak beberapa hari lalu.
Sales Marketing Galeri24 Ayu Azky Salsabila membenarkan tren penurunan harga emas sejak beberapa hari lalu. ”Harga emas tidak pernah pasti, beberapa waktu ini memang mengalami penurunan tapi tidak drastis,” ujarnya saat ditemui di Kantor Pegadaian Banyuwangi, Senin (26/9).
Penurunan harga emas membuat antusiasme masyarakat untuk membeli emas meningkat. ”Sampai detik ini (kemarin) terdapat tiga jenis emas yang menjadi tujuan utama pembeli, yakni Antam, Galeri24, dan UBS,” tambahnya.
Ayu menambahkan, harga emas kemarin turun dibandingkan harga pada Sabtu (24/9). Penurunan harga emas paling besar terjadi pada emas jenis Antam, yakni sebesar Rp 9 ribu per gram. Dari Rp 969 ribu turun menjadi Rp 960 ribu per gram. Sedangkan harga emas jenis Lotus Archi tetap stabil yakni Rp 916 ribu.
Menurut Ayu, penurunan harga emas membuat tren penjualan emas terkerek. Jika sebelumnya pembeli emas maksimal 10 orang dalam sehari, namun beberapa hari belakangan jumlah pembeli naik sekitar 50 persen. ”Biasanya sekitar 5 sampai 10 orang, sekarang bisa sampai 15 orang per hari,” tambah wanita berumur 28 tahun tersebut.
Marketing Officer Pegadaian Pita Asmarawan Realita mengungkapkan, saat harga emas turun, masyarakat yang terdesak membutuhkan dana memilih untuk menggadaikan emas mereka dibandingkan menjualnya. ”Mereka pasti merasa rugi kalau menjual emas saat harganya turun, makanya mereka lebih memilih menggadaikannya,” pungkasnya. (cw4/sgt/c1) Editor : Ali Sodiqin