SEMPU – Setelah kolap karena pandemi Covid-19, usaha barang rongsokan mulai membaik. Harga jual besi tua, botol, dan kardus bekas, kini mulai ada kenaikan, kemarin (2/11).
Salah satu pemilik gudang barang rongsokan di Dusun Tugung, Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Wagito, 30, mengatakan harga barang-barang rongsokan relatif stabil. Malahan, kini mengalami kenaikan. “Harga besi sekarang Rp 6.500 per kilogram, saat awal pandemi hanya laku Rp 3.000 per kilogram,” katanya.
Selain besi tua yang mengalami kenaikan, harga kardus dan botol bekas juga mengalami kenaikan. Tidak hanya itu, harga botol yang sudah dipisah sesuai jenisnya, terang Wagito, harganya lebih mahal ketimbang yang masih bercampur dengan jenis lain. “Kardus sekarang Rp 3.000 per kilogram, kalau botol dan ember bekas harganya Rp 2.500 per kilogram,” ujarnya.
Saat awal-awal pandemi, jelas dia, harga barang rongsokan sempat meroket hingga membuat pelaku usaha banyak yang gulung tikar. Pabrik yang biasa menampung barang rongsokan, tutup karena merebaknya virus korona. “Itu membuat stok menumpuk hingga harga barang rongsokan sangat murah,” jelasnya.
Saat itu, jelas dia, harga kardus per kilogramnya hanya Rp 1.000. Sedangkan harga besi hanya Rp 3.500 per kilogram. “Selain gudang tutup, para pencari barang rongsokan mobilitasnya juga terhambat karena PPKM,” ungkapnya.(mg3/abi)
Editor : Ali Sodiqin