Saat ini merupakan puncak musim buah durian di Banyuwangi. Siapa sangka, ternyata jenis buah durian yang ada di Bumi Blambangan ini sangat banyak.
Hampir di seluruh sudut kota saat ini mudah dijumpai pedagang durian musiman yang berjajar. Jenis durian yang diperjualbelikan juga beragam, mulai dari durian montong, durian merah, durian oranye, durian pelangi, durian boneng, dan berbagai jenis durian lainnya.
Buah yang dikenal dengan King of Fruits ini memang terkenal tidak hanya di Banyuwangi melainkan di Indonesia karena cita rasanya yang lezat. Bagi sebagian orang, buah ini memiliki aroma yang kuat dan rasa yang unik.
Umumnya daging buah durian berwarna kuning keemasan, tapi di Banyuwangi justru memiliki warna yang beragam mulai putih susu, kuning keemasan, oranye, hingga warna merah darah. Soal rasanya pun tak kalah dengan durian pada umumnya. Karena langka, jenis durian merah harganya relatif mahal. Harga yang dipatok berkisar mulai Rp 250.000 per buah. ”Durian merah ini rasanya memang tak jauh beda dengan durian pada umumnya, tapi khasiatnya luar biasa,” ungkap Abdul Holik, seorang penebas durian.
Menurut Holik, buah durian merah memiliki cita rasa dan manfaat yang luar biasa. Salah satunya yakni menambah stamina dan kebugaran pria dewasa. Selain itu, buah durian merah juga dikenal sebagai buah yang konon dinikmati para raja atau pejabat tinggi negara.
Selain jenis durian merah, jenis durian lainnya yakni durian boneng yang memiliki ciri khusus tidak memiliki biji. Varietas durian ini semuanya matang pohon dengan kualitas yang baik. Varietas ini dimiliki oleh Slamet Hariadi yang sering dipanggil Pak Boneng. Oleh karena itulah, duriannya disebut durian boneng. Durian ini memiliki rasa yang legit, pahit, dan manis. Daging buahnya lebih tebal dibanding durian umumnya.
Selain jenis durian boneng, juga ada durian mentega. Durian ini bisa ditemui di kawasan kaki Gunung Ijen yakni di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah dan Desa Segobang, Kecamatan Licin. Tak heran, jika di sepanjang jalan di Desa Kemiren dibanjiri para pedagang buah durian. Puluhan lapak pedagang berjejer berjualan di tepi jalan menuju objek wisata lereng Gunung Ijen ini.
Sementara itu, jenis durian lainnya yang kini sedang diburu yakni durian jenis si bajul, si ketan, si kasur. Durian jenis ini terdapat di Desa Segobang, Kluncing, Banjar, dan Desa Jelun yang berada di Kecamatan Licin. ”Semua jenis durian lokal di Kecamatan Licin, Glagah, Kalipuro semuanya memiliki cita rasa yang istimewa,” tandas Abdul Holik.
Editor : Rahman Bayu Saksono