Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Buah Naga, Harga Anjlok Disaat Musim Panen

Rahman Bayu Saksono • Minggu, 3 Oktober 2021 | 19:35 WIB
Ilustrasi buah naga siap panen. (Dok. Radar Banyuwangi)
Ilustrasi buah naga siap panen. (Dok. Radar Banyuwangi)

PURWOHARJO, Jawa Pos Radar Genteng – Para petani yang menanam buah naga, tampaknya lagi semringah. Sebab, pada bulan ini tanamannya itu memasuki musim panen. Hanya saja, mereka ketar-ketir karena harga di pasaran terus turun.


Salah seorang petani buah naga asal Dusun Jatiluhur, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Fandema Putra, 23, mengatakan harga buah naga sedang kurang bagus. Saat ini, hanya laku Rp 5.000 per kilogramnya. “Itu murah sekali,” terangnya.


Padahal, terang dia, harga buah naga itu kalau normal bisa mencapai di atas Rp 10 ribu per kilogram. “Ini harganya kalau terus turun, petani bisa bangkrut,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (1/10).


Lulusan Politeknik Negeri Jember itu mengatakan, harga buah naga turun lantaran memasuki masa panen. Selain itu, buah jenis lain juga banyak yang masa panen. “Buah naga sendiri sedang musim panen raya, stok melimpah,” cetusnya.


Dema mengaku pasrah dengan harga jual buah naga yang menurun. Baginya yang penting itu, buah hasil panenannya masih bisa laku dijual. “Biasanya dikirim ke Bali dan Jakarta,” cetusnya.


Dema menyebut, setiap musim panen harga buah naga selalu turun. Makanya, tidak heran kalau ada petani yang membuang hasil panennannya ke sungai lantaran harga yang hancur. “Mungkin sekarang tidak aka nada lagi yang dibuang, sekarang banyak yang dikirim ke Medan dan Aceh,” katanya.

Editor : Rahman Bayu Saksono
#purwoharjo #ekonomi #banyuwangi