Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Prospek Cupang Secantik Ikannya

Rahman Bayu Saksono • Sabtu, 2 Oktober 2021 | 20:45 WIB
prospek-cupang-secantik-ikannya
prospek-cupang-secantik-ikannya

SRONO, Jawa Pos Radar Genteng - Di era pandemi Covid-19, ternyata banyak peluang usaha yang dijajaki beberapa kalangan. Salah satunya, usaha breeding atau budidaya ikan cupang (Betta Splendens).


Ikan teritorial air tawar yang habitat asalnya banyak tersebar di negara Asia Tenggara itu, dikenal memiliki corak warna dengan berbagai varian. Dan itu, membuat banyak pencinta cupang rela merogoh kocek cukup dalam demi memilikinya. “Saat awal pandemi ramai,” terang Tiar Novendra asal Dusun Blangkon, Desa Kebaman, Kecamatan Srono.


Pria yang sudah tiga tahun menggeluti dunia cupang itu menyebut, kini peminat ikan hias satu ini mulai berkurang, tapi masih ada yang mencari. Saya dulu itu awalnya karena iseng saja,” ujarnya.


Saat awal budidaya cupang, hanya membeli 10 ekor. Ikan itu dijual dengan diposting di media sosial. Tak disangka, banyak orang berminat dengan harga yang jauh tinggi dibanding harga saat membelinya. “Beli harganya Rp 10 ribu per ekor, laku sampai empat kali lipatnya,” kenangnya.


Dari pengalaman itu, Tiar berpikir ikan cupang punya pasar yang bagus di Indonesia. Ia mencari cara agar bisa mendapat jaringan mendapatkan ikan cupang dengan harga yang lebih murah lagi. “Awalnya membeli ikan di breeder besar agar mendapat harga yang murah, setelah itu breeding sendiri,” terangnya.


Menurut Tiar, pelanggannya banyak yang dari luar kota hingga Jakarta. Malahan, ada yang dari luar Jawa. Harga ikannya kini bervariasi berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu per ekornya. “Sekarang kendalanya cuaca, pancaroba membuat ikan cupang sering terkena penyakit,” katanya.

Editor : Rahman Bayu Saksono
#banyuwangi